KWI

Sambangi KWI, Jokowi Ucapkan Terima Kasih pada Umat Katolik

JELANG pengumuman hasil penghitungan suara pilpres, 22 Juli nanti, Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo yang biasa disapa Jokowi menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia di Jalan Cut Meutia no. 10, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2014) siang tadi.

Diterima Ketua KWI Mgr. Ignatius Suharyo dan beberapa Romo Sekretaris Komisi, Jokowi yang datang tanpa didampingi Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan terima kasih atas keterlibatan umat Katolik dalam pemilihan presiden dan wakil presiden. “Saya berterima kasih kepada umat Katolik karena telah mengambil bagian dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden,”ujar Jokowi.

Jokowi menyadari bahwa umat Katolik telah mendukung pilpres ini dengan berbagai cara sehingga pesta demokrasi berlangsung sukses pada 9 Juli lalu. “Semoga hasil pengumuman KPU 22 Juli nanti sesuai dengan apa yang diharapkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia,”kata Jokowi.

Monsinyur Suharyo menyampaikan bahwa komitmen bersama seluruh umat katolik Indonesia ini sudah tertuang dalam Surat Gembala KWI. Dalam surat gembala ini, para uskup mengajak seluruh umat agar berpartisipasi aktif dalam pilpres kali ini.

Jokowi berfoto bersama Ketua KWi Mgr.Suharyo dan para Romo Sekretaris KWI/ Foto: Dokumen Komsos KWI
Jokowi berfoto bersama Ketua KWI Mgr.Suharyo (ketiga dari kiri) dan para Romo Sekretaris Komisi KWI/ Foto: Dokumen Komsos KWI

“Pilihan kami, sebagai umat katolik Indonesia, adalah pada calon presiden dan wakil presiden yang memperjuangkan ajaran sosial gereja seperti menghormati kehidupan dan martabat manusia, memperjuangkan kebaikan bersama, mendorong dan menghayati semangat solidaritas dan subsidiaritas serta memberi perhatian lebih kepada warga negara yang kurang beruntung. Kami sungguh mengharapkan pemimpin yang gigih memelihara, mempertahankan dan mengamalkan Pancasila,”ujar Monsinyur Suharyo.

Monsinyur Suharyo juga menyampaikan agar umat Katolik mengawal proses perhitungan sampai hari penetapan yang sudah ditentukan KPU dan mengimbau umat untuk siap menerima siapa pun yang akan menjadi pemimpin.

Dalam kesempatan ini, Mgr. Suharyo berharap, bila Jokowi yang terpilih sebagai presiden agar memerhatikan pemerataan pendidikan dan kesejahteraan bagi seluruh masyakarat Indonesia. “Kita lihat, masih banyak saudara kita yang hidup dalam kekurangan dan kemiskinan, terutama di Papua. Jika Bapak jadi Presiden, perhatikanlah nasib rakyat kecil,”ujar Monsinyur Suharyo. Jokowi pun dengan tegas menyanggupi harapan tersebut. “Kita satu dalam perjuangan bagi kemanusiaan. Untuk mencapai apa yang tadi disampaikan, dibutuhkan keterlibatan semua orang,”tegas Jokowi.
Acara silahturahmi ini berlanjut dengan sesi foto bersama  Jokowi dengan tim dari KWI.

Keterangan Foto : Capres Jokowi Widodo (kanan) sedang berbincang dengan Ketua KWI Mgr. Suharyo di Kantor KWI / Dok. Komsos KWI

 

Tags

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI, Juli 2013-Juli 2019

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close