Harian

“Bertumbuh dan Berkembang Bersama-Nya” (Matius 13:31-35); 28 Juli

“Memang biji itu yang paling kecil di antara segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang di cabang-cabangnya.”…

..“..seumpama ragi yang diambil seorang wanita dan diadukkan kedalam tepung terigu..”

 

“..tetapi apa bila sudah tumbuh..” ternyata, biji sesawi itu hanya akan bisa menjadi yang lebih besar dan menjadi tempat burung-burung bersarang apabila dia sudah tumbuh. Untuk bertumbuh memerlukan proses yang panjang dan lama. Untuk tumbuh memerlukan tanah yang baik, sinar matahari yang cukup, perawatan yang intensif dan menjaganya dari serangan hama, air yang cukup dan banyak hal lain yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Mengaduk pun adalah proses membuat roti, terkadang bukan hanya diaduk, tapi perlu dibanting demi menghasilkan roti yang enak rasanya. Jadi apapun itu, baik biji sesawi atau ragi yang paling penting dari  perumpamaan diatas adalah proses yang membawa pertumbuhan & perubahan, dari kecil menjadi besar dan mengembang.

Jika biji sesawi perlu proses untuk bertumbuh, diterpa hujan, angin dan hama untuk bisa tumbuh, pun ragi perlu diaduk dan jika perlu adonannya dibanting untuk mengembang, lalu bagaimana dengan iman kita sendiri? Apakah sejak kita percaya pada Tuhan Yesus dan memberi diri dibaptis, ada perubahan dalam diri kita dan semakin bertumbuh? Ataukah kita menjadi kerdil dan bantet karena berbagai persoalan dan kesulitan?

Beriman bukan sekedar pergi ke gereja, berdoa rosario, menghafalkan semua doa, rajin mengaku dosa dan sebagainya. Tetapi bagaimana semua hal itu, melalui proses yang panjang dan lama dapat diwujudnyatakan dalam tindakan sehari-hari. Dari rajin kegereja menjadi rajin mengunjungi orang sakit, panti asuhan dsb.

Dari pendoa menjadi orang yang turun kelapangan membantu orang susah. Dari hanya membaca Kitab Suci menjadi pelaksana Sabda; dari rajin mengaku dosa menjadi orang yang memberi pengampunan.

Pada saat itulah kita menghadirkan Kerajaan Allah bukan hanya bagi diri kita sendiri tetapi juga bagi mereka yang dipercayakan kepada kita dan juga bagi mereka yang belum mengenal Kristus.

Hari ini Yesus mengajak kita untuk bertumbuh dan berkembang dalam hal iman, agar kita mampu menghadirkan kerajaan Allah melalui hidup kita. Kerajaan Allah sungguh ada di hati kita ketika kita membiarkan Allah yang meraja.

Doa:

Tuhan Yesus merajalah dihatiku, agar aku bertumbuh dan berkembang dan menghadirkan Kerajaan-Mu bagi diriku sendiri dan sesama.

Niat:

Mengunjungi orang sakit.

 

Keterangan foto: Growing in Christ/ Ilustrasi: c-worship.blogspot.com

Tags

Sr. Erlisda Tamba, FdCC

Berkarya di Bintaro-Tangerang Selatan

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close