Urbi

Pelantikan Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kota Depok

Pengurus FMKI Kota Depok secara resmi dilantik oleh RD. Andreas Bramantyo selaku Pastor Deken Dekenat Utara, Keuskupan Bogor dalam Misa Kudus pukul 07.00 WIB di gereja St. Herkulanus-Depok, Minggu, (24/8/2014).

Pengurus yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara dan beberapa bidang seperti Sosial Politik, Hukum-Keadilan-Perdamaian dan Mitra Perempuan, Kerja sama antar Agama dan Lingkungan Hidup, Pendidikan dan Kepemudaan, Relasi Media mengucapkan janji pribadi dalam kebersamaan disaksikan oleh ratusan umat paroki setempat berlangsung lancar dan meriah.

Turut hadir dalam acara ini diantaranya Anton Sulis, Ketua FMKI Keuskupan Bogor, Agustina Supriyani Kardono, SH, Sekretaris Nasional FMKI, DR. Goris Lewoleba, MSc (Komisi Kerawam Keuskupan Bogor.

Pelantikan Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kota Depok
Pelantikan Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kota Depok

RD. Andreas Bramantyo, dalam kotbahnya mengatakan “Pengurus FMK Kota Depok yang akan dilantik akan memangku jabatan bukan menduduki jabatan. Artinya dalam mengemban tugas ini Anda tidak mendapatkan imbalan (tidak digaji.red). Murni melakukan pelayanan seperti Santo Petrus sebagai batu karang”.

“Saudara terpilih bukan atas kemauan Anda tetapi dari Tuhan sendiri. Untuk itu pesan saya adalah layanilah hati yang penuh dengan sukacita. Karena dalam sukacita akan mendapatkan pelayanan yang sesungguhnya. FMKI adalah komunitas yang berlandaskan kasih Kristus seperti Santo Petrus yang secara mengakui Yesus sebagai Mesias. Semua umat akan mendukung jika Anda bekerja dengan sungguh-sungguh”, ucap Ketua Kateketik Keuskupan Bogor ini.

Berasaskan Semangat Bonum Commune

Anton Sulis, dalam acara mengenal lebih dekat bersama para pengurus terlantik yang dipimpin Ketua FMKI Kota Depok, Elisabeth Setyaningsih mengatakan “Pasca pelantikan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kota Depok periode 2014-2017 kedepannya tentu akan mengalami banyak rintangan. Namun saya optimis kita harus tumbuh di setiap kota dan bisa relevan dengan basis-basis kepemerintahan yang ada. FMKI harus merelakan dirinya dalam setiap tugas pelayanan berasaskan semangat bonum commune (kepentingan umum)” ungkap Anton Sulis.

 Lanjut Anton “Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) lahir pasca tumbangnya rezim orde baru sekitar tahun 1998 itu bukan sebuah organisasi formal tetapi sebagai rumah bersama. FMKI adalah sebuah rumah bersama yang independen tidak hirarkia namun diharapkan dampaknya bisa dirasakan oleh umat. Dibeberapa tempat suara umat Katolik sangat diperhitungkan terutama menjelang pemilihan kepala daerah. Bukti nyata yang telah dilakukan FMKI sekarang ini adalah melakukan advokasi dalam kegiatan Pilpres 2014 beberapa waktu lalu, ucap Anton.

Pengurus baru FMKI Depok
Pengurus baru FMKI Depok

Senada dengan Anton, dalam kesempatan yang sama Agustina Supriyani Kardono, Sekretaris Nasional FMKI pusat mengatakan “FMKI sebagai rumah bersama untuk terus berkreasi dalam berbagai kegiatan di masing-masing daerah. FMKI tidak wajib untuk dilegalkan yang terpenting adalah peran nyata kita sebagai umat Katolik yang dampaknya bisa dirasakan oleh orang banyak. Hal ini perlu karena sangat relevan dengan situasi menjelang pergantian pimpinan nasional sehingga diharapkan FMKI bisa mensinergikan dengan isu-isu nasional yang ada,” ujarnya.

Koresponden: Darius Lekalawo

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

Check Also

Close
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close