HarianJendela Alkitab

Mencintai sesama dan menjadi sesama bagi orang lain, 6 Oktober 2014 (Luk 10:25-37)

“Mencintai sesama dan menjadi sesame bagi orang lain”

Jika Tuhan itu adalah kasih dan seperasaan dengan manusia, mengapa begitu banyak penderitaan, kejahatan di dunia ini? Karena tidak dapat menemukan jawaban dari pertanyaan itu, tidak sedikit orang yang lalu menjadi ragu bahkan tidak beriman lagi. Perumpamaan Orang Samaria yang baik hati kiranya dapat memberi jawaban kepada kita. Melalui perumpamaan tersebut Yesus mau menjelaskan kepada kita bagaimana perintah Tuhan yang utama dan terutama yaitu cinta kepada Tuhan dan sesama dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikisahkan ada orang yang dirampok di tengah perjalanannya, luka parah dan ketika seorang imam dan  Lewi melewatinya tetapi mereka tidak menolongnya. Mereka sebenarnya bias menolong tetapi juga mempunyai alas an untuk tidak menolongnya. Sementara justru Orang Samaria yang akahirnya menolongnya.

Apa yang hendak Yesus sampaikan kepada kita melalui perumpamaan ini terkait dengan mencintai sesama? Yesus mau mengajarkan untuk menolong sesama terlebih mereka yang membutuhkan bahkan meskipun kesulitan itu karena kesalahannya sendiri. Yesus juga menghendaki agar kasih kita kepada sesame, orang lain itu diwujudkan dalam tindakan nyata. Rasa belas kasih saja belumlah cukup, harus disertai tindakan konkrit. Dan juga Yesus mengajarkan agar cinta kita kepada sesame itu luas, dalam arti tidak terbatas oleh sekat-sekat tertentu, agama, suku, warna kulit dsb. Cinta kita kepada sessama harus seperti halnya Tuhan mencintai kita, tanpa syarat.

Marilah kita memberanikan diri untuk mencintai sesama tanpa syarat, berbuat kebaikan untuk mereka seperti halnya Tuhan baik kepada kita dan menjadi sesama bagi orang lain. Tuhan bukalah hati kami untuk kasih-Mu dan mampukanlah kami untuk berani mencintai sesame sebagaimana Engkau mencintai kami apa adanya.

Keterangan foto: Budaya saling menolong, ilustrasi dari bkuad2012.wordpress.com

RD. Edy Prasetya

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Palembang (KAP), Sumsel; Sekretaris KAP, Ketua Komisi Liturgi dan Kateketik Kitab Suci KAP.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close