HarianJendela Alkitab

Tuhan Ajarlah Kami Berdoa ( 8 Oktober Luk 11:1-4 )

Apakah kita berdoa dengan gembira dan penuh keyakinan? Dalam masyarakat pada jaman Yesus,mereka mengenal tiga kali doa dalam sehari. Dan para guru (Rabi) mempunyai suatu doa dalam setiap kesempatan. Para guru juga mengajarkan kepada para murid suatu doa sederhana yang dapat mereka gunakan dalam berbagai kesempatan.

Para murid meminta kepada Yesus suatu doa. Dan Yesus mengajarkan kepada mereka suatu doa yang kita kenal dengan Doa Bapa Kami. Dalam doa Bapa Kami Yesus mau mengajarkan kepada kita beberapa hal;  Allah sebagai Bapa dan dalam Yesus Kristus kita dilahirkan kembali dan menjadi anak-anak Allah.

Yesus mengajarkan kepada kita untuk menyebut Tuhan sebagai Bapa dan kita bias meminta dengan penuh percaya kepada-Nya sesuatu yang kita butuhkan untuk hidup sebagai anak-anakNya. Kita boleh mendekati Tuhan Bapa kita dengan penuh keyakinan karena Yesus Kristus telah membuka jalan ke surga untuk kita melalui wafat dan kebangkitan-Nya. Kalau kita meminta sesuatu kepadaNya, pasti akan didengarkan dan dilimpahkan kepada kita rahmat dan berkatNya. Kita dapat berdoa dengan penuh harap dan keyakinan karena Bapa di surga sungguh mencintai kita masing-masing dan memperlakukan sebagai anak-anakNya yang terkasih. Bapa begitu baik dan mengampuni kesalahan, dosa kita dan Dia berharap agar kita pun mau mengampuni sesama yang bersalah kepada kita.

Marilah kita menyadari setiap kali mendoakan Bapa Kami dengan cara baru yaitu dihayati dan merenungkan kata demi kata yang penuh makna di dalamnya.

Keterangan foto: Tuhan ajarilah kami berdoa, ilustrasi dari maryantoep.blogspot.com

Tags

RD. Edy Prasetya

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Palembang (KAP), Sumsel; Sekretaris KAP, Ketua Komisi Liturgi dan Kateketik Kitab Suci KAP.

Related Articles

One Comment

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close