HarianJendela Alkitab

Tuhan Kuasailah Diriku (10 Oktober 2014, Luk 11: 25-26)

Yesus menyatakan bahwa kedatangan-Nya adalah  untuk mengusir setan dan kerajaannya. Dalam berbagai kesempatan Yesus  membebaskan orang-orang yang kerasukan setan. Yesus sendiri dengan tegas melawan godaan setan sebelum menjalankan tugas perutusan. Yesus mampu mengalahkan kuasa kejahatan karena ketaatan-Nya kepada Bapa.

Apa yang dilakukan oleh Yesus mengundang berbagai reaksi dari kalangan para pemimpin Yahudi. Dari mana datangnya kuasa Yesus yang mampu mengusir setan? Mereka mengira bahwa Yesus mampu mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, bukan berasal dari Tuhan.  Yesus menjawab tuduhan mereka dengan dua cara; pertama,  pada waktu itu ada banyak orang yang mengusir roh-roh jahat. Maka Yesus mengatakan bahwa mereka juga melakukan hal yang sama. Hal itu berarti kalau mereka mengecam tindakan Yesus berarti juga mengecam para pengusir roh-roh jahat di antara mereka sendiri.

Kedua, tidak ada kerajaan yang dapat bertahan ketika ada banyak perpecahan dan perlawanan di dalam dirinya. Kerajaan semacam itu pasti akan hancur. Seorang yang kuat hanya dapat dikalahkan oleh orang yang lebih kuat. Yesus mau mengatakan kepada orang-orang pada waktu itu bahwa kuasa Tuhan jauh melebihi kuasa setan.

Bagi Yesus tidak ada setenga-setengah, harus tegas apakah kita bersamaNya ataukah kita melawanNya, ada dalam Kerajaan Allah atau melawannya. Ketidaktaatan kita kepada kehendakNya memungkinkan setan menguasai kita dengan segala godaan dan tindakan yang melawan kehandak Tuhan. Oleh karena itu marilah mohon kepada Tuhan agar hati kita terbuka untuk menerima kuasa dan kasihNya. Pimpinlah hati dan budi kami agar mampu mengalahkan kuasa setan dengan segala godaannya.

Keterangan foto: Amazing grace, ilustrasi dari  impacting-life.blogspot.com

Tags

RD. Edy Prasetya

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Palembang (KAP), Sumsel; Sekretaris KAP, Ketua Komisi Liturgi dan Kateketik Kitab Suci KAP.

Related Articles

Check Also

Close
Close