HarianJendela Alkitab

Renungan Harian: Kamis, 18 Desember 2014

Yeremia 23:5-8, Matius 1:8-24

MATIUS 1:8 Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,

Matius 1:9 Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,

Matius 1:10 Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,

Matius 1:11 Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

Matius 1:12 Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,

Matius 1:13 Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,

Matius 1:14 Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,

Matius 1:15 Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,

Matius 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Matius 1:17 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

Matius 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Matius 1:19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Matius 1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Matius 1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.

Matius 1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:

Matius 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” ?yang berarti: Allah menyertai kita.

Matius 1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.

Renungan

Manusia modern begitu dimanjakan dengan kemajuan teknologi. Teknologi menawarkan kepada mereka hidup yang lebih nyaman, aman dan nikmat, dan menggairahkan. Semua keinginan manusia dapat dipenuhi dan dipuaskan. Di kala itu terjadi dan menjadi segalanya dalam kehidupan. Allah sudah tidak mempunyai peran lagi dalam hidup manusia. Manusia sudah dapat memenuhi dan memuaskan segala yang ia mau. Akibat logisnya, Allah mulai ditinggalkan. Manusia mulai merasa bahwa segalanya terletak di tangannya. Segala kesuksesan, kekayaan, bahkan kesehatan yang ada dalam dirinya terjadi karena semata-mata usahanya sendiri.

Bacaan pertama pada hari ini mengingatkan kita: bagaimana Allah menegur Nabi Daud. Dia berkata melalui Nabi Natan; “Akulah yang mengambil engkau. Aku telah menyertai engkau…Aku menentukan tempat bagi umat-Ku…” Bukan semata karya manusialah yang membuat semuanya terjadi. Ada karya Ilahi yang begitu sering kita lupakan, menyertai usaha kita. Bertobatlah!

Ya Tuhan, ampunilah aku yang selalu mengandalkan diriku. Aku ingin berpasrah di bawah perlindungan dan penyelenggaraan-Mu. Amin

Sumber: Ziarah Batin 2014

Kredit FotoPerkembangan teknologi informasi, ilustrasi dari sharingdisini.com

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close