KWI

Komsos KWI dan Indonesia Menulis Mengunjungi STSM

Bertempat di Seminari Tinggi St. Mikhael, Kamis, 22 Januari 2015, KOMSOS KWI bersama Indonesia Menulis berbagi pengalaman dengan frater Seminari Tinggi St. Mikhael. Team KOMSOS KWI dan Komisi Seminari KWI bersama Indonesia diterima oleh Rm. Herman Punda Panda, Pr selaku Preases Seminari Tinggi St. Mikhael.

Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini, dibuka secara resmi oleh Rm. Kamilus Pantus, Pr selaku sekretaris KOMSOS KWI. Dua kegiatan besar yang diadakan yakni kegitan Public Speaking dan Workshop Menulis dengan tema Sukses Menjadi Penulis Yang Produktif.

Peserta Workshop Menulis sedang mengejar mimpi menjadi penulis yang produktif
Peserta Workshop Menulis sedang mengejar mimpi menjadi penulis yang produktif

Usai ibadat pembuka dilajutkan dengan sepatah kata dari Prefek Seminari Tinggi St. Mikhael yakni Rm. Sipri Senda, Pr mengucapkan terima kasih atas kesediaan KOMSOS dan Indonesia Menulis yang sudah menyediakan waktu untuk datang berbagi ilmu dan pengalaman kepada para frater.

Rm. Sipri Senda, Pr mengharapkan agar frater-frater dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga dapat berguna bagi karya pelayanan ke depan. Rm. Sipri juga menekankan untuk para frater bisa menjadi seorang penulis yang menekankan karya pewartaan.

Senada dengan Rm. Sipri Senda, sekretaris KWI, Rm.Kamilus Pantus, Pr juga mengharapkan setelah kegitan pelatihan menulis, para frater bisa menghasilkan sebuah karya dari hasil tulisan berupa buku.

Rm. Kamilus juga memperkenalkan visi dan misi dari KOMSOS KWI serta kegiatan-kegiatan yang dijalankan dan direncanakan selama tahun 2014 dan tahun 2015. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2015 yakni membuat film pendek tentang sakramen-sakramen Gereja. Mewakil ketua KOMSOS KWI, Mgr. Petrus Turang, Pr, Rm. Kamilus membuka kegiatan workshop menulis secara resmi.

Setelah membuka kegiatan dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh bapak Budi Sutedjo dan Ibu Maria Harjani dari Indonesia menulis dengan tema menjadi penulis produktif. Budi Sutedjo memberikan motivasi kepada para frater tingkat II dan tingkat III untuk terus menulis mengembangkan ilmu dan pengetahuan.

Satu spirit yang diungkapkan oleh bapak Budi Sutedjo yakni jangan membuang waktu sia-sia tanpa menulis. Jadilah penulis untuk menghasilkan pembaca.

Pada waktu yang bersamaan bertempat di aula Ibrani juga diadakan kegiatan pelatihan public speaking. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rm. Sipri Hormat, Pr dari Komisi Seminari KWI. Dalam sapaan pembuka Rm. Sipri mengungkapkan bahwa ensiklik Gaudium Vitae yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus menegaskan karya pewartaan yang kreatif dan diharapkan para frater juga bisa lebih kreatif dalam karya pewartaan.

Lebih lanjut dalam pelatihan public speaking yang dibawakan oleh bapak Errol Jonathans, membuka dengan pertanyaan kepada frater. Apa yang diketehui tentang public speaking? Banyak frater yang menjawab sesuai dengan apa yang diketahui. Dari jawaban para frater bapak Errol memulai materinya tentang public speaking yang sesungguhnya. Kegiatan menulis dan public speaking akan berlangsung selama dua hari dan berpuncak pada Sabtu 24 Januari 2015.

 

Penulis: Fr.Christo Ngasi

Calon imam Keuskupan Weetebula.

Keterangan gambar: Budi Sutedjo, penggagas Indonesia Menulis sedang memberikan motivasi dihadapan para Frater Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang.

Tags

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI, Juli 2013-Juli 2019

Related Articles

2 Comments

error: Silakan share link berita ini
Close