KWI

Selamat Datang Para Penulis Produktif

KEMAMPUAN menulis pada dasarnya dimiliki oleh setiap orang, karena menulis adalah talenta yang diberikan Tuhan kepada setiap orang. Apalagi kegiatan menulis (juga membaca) merupakan salah satu elemen dasar yang diajarkan pada setiap anak di mana pun berada di masa dia mulai mengenal huruf.

Semakin seseorang sering menulis, maka pola pikirnya makin sederhana. Bahkan ia akan memiliki kinerja yang tinggi dalam bekerja. Selain itu, ia memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar kita untuk diolah menjadi sebuah informasi.

“Menulis itu mudah asal tidak terpenjara kata tidak berbakat. Saya akan menularkan virus menulis kepada kalian semua, jadi bersiaplah dan saya ucapkan, selamat datang penulis produktif”,ujar Budi Sutedjo Dharma Oetomo dalam workshop Menulis sesi I. Workshop Menulis dan Public Speaking, di depan 40 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan ilmu pendidikan (STKIP) Ruteng, Flores, NTT, Kamis (19/2/2015).

Budi lalu bercerita bahwa berdasar pengalamannya sendiri yang disadarinya sebenarnya tidak memiliki bakat menulis, akhirnya dia berhasil menyelesaikan 155 buku. Itu semua karena tekad yang kuat. Budi pun kini menjadi pendiri Indonesia Menulis dan bahkan telah berhasil menelurkan 1.345 artikel, 747 berita, menyunting 105 buku serta melahirkan 1.300 penulis. Bahkan dari kemampuan menulisnya ini Budi berhasil meraih rekor MURI di bidang penulisan.

“Bersiaplah bercerita apa saja, dan selalu berpikir positif. Asal berani memulai menulis maka Anda semua pasti juga bisa menulis seperti saya”,ujar Budi.

Budi lalu memberi tips agar kita selalu mebuat target. Untuk menjadi penulis, tidak perlu menjadi sastrawan. “Saya harap mulai hari ini Anda semua bisa berubah dari penikmat gagasan menjadi pencipta gagasan,”tegas Budi.

Tags

Retno Wulandari

Praktisi di bidang Public Relation, Tim Komsos KWI

Related Articles

Close