HarianJendela Alkitab

Renungan Harian Aksi Puasa Pembangungan: Selasa, 24 Februari 2015

Yes 55:10-11, Mat.6: 7-15

Berdoa Karena Cinta

 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

(Mat. 6:7)

Kita berdoa karena kita percaya. Meskipun demikian, seringkali kita berdoa sebagai “lip service” saja, sebagai rutinitas saja. Ketika kita berdoa sebagai orang yang percaya, maka doa kita akan berhasil. Ketika kita berdoa, kadang kita berkata-kata terlalu banyak, karena kita tidak mengenal Allah secara pribadi. Orang yang mengenal Allah secara pribadi akan berdoa dengan hatinya, dengan persoalan yang benar-benar dialaminya, dan seperti berbicara dengan orang yang dikenalnya dekat. Doa seperti ini akan kembali sebagai berkat, juga seandainya hal yang terjadi tidak seperti yang kita mau, tetapi seperti yang dikehendaki oleh Allah. Orang percaya tidak akan kecewa kepada Allah, karena tahu kehendakNya adalah yang terbaik. Pengalaman seperti ini membutuhkan iman dan kedekatan dengan Allah yang personal dan akrab. Inilah sumber syukur kita.

Pertanyaan reflektif :

Apakah aku merasa puas dengan doa-doa pendek tetapi penuh perasaan dan hening, atau aku harus selalu berdoa dengan kata-kata yang panjang meskipun aku tidak memahaminya?

Doa:

Ya Yesus, Engkau selalu mengenal Bapa lebih dekat dari kami semua. Kami mau belajar dariMu agar kami lebih dekat dengan Bapa dan Engkau melalui bantuan Roh Kudus. Semoga kehendak baikMu terjadi atas kami, supaya kami selalu bersyukur atas apa saja yang kami alami. Amin.

Teks: RP. A. Erwin Santoso MSF

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close