HarianJendela Alkitab

Hidup Bersatu Dengan Allah

KEKESALAN orang Yahudi semakin memuncak
Mereka menuduh Yesus telah menghujat Allah karena Ia menyatakan diriNya sebagai Putra Allah yang datang ke dunia untuk mengemban tugas dari Bapa.
Perkataan Yesus, kebaikanNya dan mukjizat yang dilakukanNya tidak mampu meluluhkan hati mereka.
Pintu hati mereka telah tertutup rapat oleh kebencian.
Terkadang secara tak disadari, kita memiliki sikap yang sama dengan orang Yahudi.
Saat berjumpa dengan orang yang berbeda dengan kita, kita langsung berpikir negatif.
Pandangan yang meremehkan, cibiran dan bahasa tubuh kita sudah cukup untuk merajam hati seseorang sehingga hancur berkeping-keping.
Manusia mempunyai kecenderungan untuk menyikapi perbedaan dengan prasangka.
Padahal prasangka menutup mata hati seseorang untuk menemukan kebenaran.
Jangan jadikan perbedaan untuk mencari pembenaran akan diri sendiri.
Melainkan gunakan hal tersebut untuk saling melengkapi.
Berusahalah untuk memperbaiki sikap kita.
Sebagaimana Yesus bersatu dengan Bapa, mari kita hidup dalam kesatuan denganNya sehingga membuahkan kasih sejati.
Kredit foto: Ilustrasi (Ist)
Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close