HarianJendela Alkitab

Renungan Harian: Rabu, 08 April 2015

Kis 3: 1-10;   

Injil   Lukas 24: 13-35

Perjumpaan Pribadi dengan Allah Sang Penyembuh

Sering kita mendengar sharing atau mungkin kita sendiri mengalami bahwa keinginan dan kerinduan hati kita untuk sembuh dari suatu penyakit atau lepas dari beban hidup tidak kunjung terwujud padahal sudah berdoa atau melakukan novena. Sebaliknya ada juga orang bersharing atau kita sendiri  mengalami bahwa kita mengalami mujizat kesembuhan atau lepas dari masalah hidup setelah kita melaksanakan novena.

Mereka yang mengalami kesembuhan atau lepas dari masalah hidup mensharingkan keyakinan mereka bahwa mereka mendapat kesembuhan dan peristiwa ajaib karena mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah dalam doa. Perjumpaan pribadi dengan Allah selalu membawa berkat.

Orang lumpuh yang sudah bertahun-tahun menderita dan sudah berjumpa dengan ribuan orang dan penyembuh atau tabib kini berjumpa dengan Petrus dan Yohanes. Saat itu Petrus dan Yohanes sedang dalam perjalanan penuh kuasa Allah untuk mewartakan kebangkitan Tuhan. Orang lumpuh itu meminta sedekah dari Petrus tetapi Petrus memberikan yang lebih banyak yakni kesembuhan ajaib, “Emas dan perak tidak ada padaku tetapi yang kupunyai kuberikan kepadamu. Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”. Seketika itu juga orang lumpuh itu sembuh, dia berdiri dan berjalan kian ke mari. Orang lumpuh itu berjumpa dengan Allah dan dia menjadi sembuh.

Dua murid dari Emaus pulang kampung karena mengalami sakit hati, putus asa, kesedihan dan frustrasi akibat harapan mereka sirna bersamaan dengan wafat Yesus. Dalam perjalanan pulang itu mereka berjumpa dengan Yesus dan menyapa dan menemani mereka dalam perjalanan. Mereka mengalami kehadiran Yesus secara pribadi saat makan bersama. Perjumpaan pribadi ini mengubah segala kesedihan mereka dan pada saat itu juga tanpa kenal lelah langsung berjalan pulang ke Yerusalem. Di sana mereka bercerita dengan penuh semangat kepada murid-murid yang lain. Perjumpaan mereka secara pribadi dengan Allah menyembuhkan kesedihan hati mereka.

Mari kita juga seperti para murid dan orang lumpuh itu berusaha untuk selalu dapat berjumpa secara pribadi dengan Allah dalam doa dan perjalanan hidup kita setiap hari agar kita memperoleh kesembuhan dari berbagai macam penyakit dan beban hidup kita.

 

Credit Foto:Yesus menyembuhkan seorang yang menderita sakit lumpuh,www.keuskupantanjungkarang.org

 

Tags

RD.Simon Gausu

Rektor Seminari Anging Mammiri - Yogyakarta

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close