HarianJendela Alkitab

Renungan Harian: Senin, 13 April 2015

Kis 4: 23-31;      

Injil Yoh 3: 1-8

Keberanian Mencari Kebenaran

SERING kita kagum melihat orang-orang yang dengan penuh keberanian tampil beda dengan kelompoknya dan dengan orang kebanyakan demi kebenaran. Di tengah keruhnya hidup bersama dalam masyarakat atau dalam negara selalu saja ada orang yang tampil penuh keberanian untuk menjernihkan suasana. Tentu saja, resikonya sangat berbahaya. Orang semacam ini bisa mendapat banyak musuh, bisa dipecat dari pekerjaan, diancam, diintimidasi dan bahkan dibunuh. Apa yang menjadi alasan orang-orang demikian berani tampil untuk membela kebenaran? Tentu banyak alasannya.

Petrus dan Yohanes berani tampil menjadi saksi kebenaran kebangkitan Yesus yang menyelamatkan manusia. Mereka diancam oleh Mahkamah Agama Yahudi tetapi mereka tidak gentar. Mereka terus mengajar orang banyak walaupun sudah dilarang. Alasan mereka adalah bahwa kita harus lebih takut kepada Allah daripada kepada manusia.

Nikodemus seorang Farisi, seorang pemimpin Yahudi, anggota kelompok yang selalu bertentangan dengan Yesus, meninggalkan kelompoknya dan pergi menjumpai Yesus. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus. Apa alasannya berani menjumpai Yesus? Karena dia yakin bahwa Yesus itu orang benar dan mengajar tentang kebenaran. Ia memberi  pengakuan, “Rabi, kami tahu bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah”. Nikodemus berani mengakui kebenaran yang ada pada Yesus.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga berani tampil beda demi kebenaran?

 

Ilustrasi: Mencari Kebenaran, stateheart.wordpress.com

 

 

 

Tags

RD.Simon Gausu

Rektor Seminari Anging Mammiri - Yogyakarta

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close