HarianJendela Alkitab

Perjumpaan Yang Meneguhkan dan Membawa Sukacita

MARIA Magdalena merasakan kehilangan yang sangat besar saat Yesus wafat. Yesus adalah pribadi yang sangat ia kagumi; karena berkat kasihNya, haluan hidupnya berubah, dari seorang pendosa menjadi seorang pengikut Yesus yang setia.

Kerinduannya yang mendalam akan Yesus, membawanya untuk datang mengunjungi makamNya. Saat menemukan makam yang kosong, hatinya remuk redam dan ia terpuruk dalam kesedihan sehingga tidak mengenali kehadiran Yesus. Barulah ketika Yesus memanggil namanya secara pribadi, ia mengenali suaraNya. Duka berganti sukacita, dan dengan penuh semangat ia mewartakan kebangkitanNya kepada murid yang lain.

Dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan hambatan dan kesulitan, hendaknya kita senantiasa mengarahkan hati dan pandangan kita kepada Yesus. Cari Dia dengan penuh kerinduan, bina relasi yang akrab dan erat denganNya, agar kita peka terhadap sapaanNya dan mengalami kasihNya yang memberi kekuatan dan semangat baru sehingga kita tidak tenggelam ditelan gelombang kehidupan.

Walau badai mengamuk di sekitar kita, bersama Dia dan bersatu dengan Dia, kita akan menemukan sukacita dan kedamaian sejati. Mari wartakan kasihNya kepada setiap orang yang kita jumpai agar semakin banyak orang mengenalNya dan mengalami keselamatan.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

One Comment

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close