HarianJendela Alkitab

Bertobat, Rendah Hati dan Bergantung Kepada Allah

YESUS mengingatkan kita semua agar jangan meninggikan diri karena martabat manusia adalah sama di hadapan Allah. Untuk menjadi yang terbesar di KerajaanNya, kita diminta untuk bertobat, memiliki sikap rendah hati, dan selalu bergantung kepada penyelenggaraan ilahi.

Sebagai manusia kita mempunyai banyak sekali kelemahan sehingga mudah tergoda dan terjerat oleh dosa. Menyadari hal ini, hendaknya kita mau mengakui segala kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat, menyesalinya serta berusaha dengan sungguh-sungguh untuk terus-menerus memperbaiki diri melalui pertobatan.

Allah adalah Gembala yang baik, Ia tidak memperhitungkan dosa kita, bahkan Ia amat bersukacita menyambut setiap orang yang berbalik arah untuk menapaki jalan kebenaran. Mari kita bertobat, belajar untuk menjadi seperti anak kecil di hadapanNya agar kelak kita diperkenankan masuk ke dalam kerajaanNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close