Urbi

Presentasi Film Hasil Workshop Komsos Regio Sumatera

SEKITAR pukul 12.00 WIB, Kamis, 6/8, para peserta produksi “Workshop Pemanfaatan Media Komunikasi Sosial dalam Tugas Pewartaan Regio Sumatera dan Produksi Film Pendek” berkunjung ke kantor Keuskupan Agung Palembang (KAPal). Mereka disambut oleh Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso SCJ, Rm F. Astono Atmaja SCJ (Vikjen), Rm Emmanuel (Ekonom Keuskupan), Rm Herru Atmaja SCJ (Tribunal Keuskupan), dan beberapa staf keuskupan KAPal. Kunjungan ke kantor keuskupan ini dimaksud untuk mempresentasikan hasil produksi film pendek sekaligus menutup rangkaian kegiatan workshop dan produksi.

Dalam sambutannya, Rm F. Astono Atmaja SCJ mengucapkan proficiat atas kegiatan workshop dan produksi film yang telah terselenggara di kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin-Kamis, 3-6/8. Ia berharap melalui sarana-sarana yang kreatif ini pewartaan tentang iman akan Kristus semakin mengena dan mendalam. Seusai sambutan, para anggota kuria keuskupan dan peserta workshop menonton bersama kedua film telahdiproduksi berjudul “ICAL (I CAn Live) Without Narkoba” dan “Hadiah Terindah”. Meskipun kedua film belum selesai diedit, namun pesan dari film yang diangkat sudah dapat ditangkap. “Pesannya sudah dapat ditangkap, meski masih harus disempurnakan proses editing-nya,” ungkap Rm Herru Atmaja SCJ.

Film berjudul “ICAL (I Can Live) Without Narkoba” menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga yang ditinggal mati salah satu anak karena kecanduan narkoba. Kematian anak tersebut menyadarkan orangtuanya bahwa cara mereka mendidik anak-anak selama ini keliru. Oleh karena itu pada akhirnya mereka mengubah cara mendidik terhadap anak keduanya.

Sementara itu film berjudul “Kado Terindah” mengisahkan tentang kehidupan pasangan suami istri yangbercerai. Keluarga tersebut terdiri dari pasangan suami-istri Yohanes dan Fani, serta Ika, anak tunggalmereka yang gagu. Film ini mengkisahkan kegelisahan Fani yang bermaksud meminta cerai karena sikap sang suami yang sering marah dan selingkuh. Namun ia juga terus memikirkan Ika, putrinya. Di akhir film, akhirnya keluarga tersebut dapat memperbarui kehidupan mereka pada hari ulang tahun Ika.

Seusai nonton bersama, Mgr Aloysius Sudarso SCJ turus mengucapkan proficiat atas selesainya produksi filmpendek tersebut. Ia juga berharap agar melalui produksi ini karya pewartaan dapat lebih mudah ditangkap. Melalui produksi ini pula diharapkan dapat semakin meningkatkan potensi dan keterampilan dari para anggota Komsos di masing-masing keuskupan. Fr S. Sigit Pranoto SCJ

Credit Foto: Para peserta sedang menyaksikan dua film yang telah selesai mereka kerjakan bersama Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso SCJ.

 

 

 

Tags

RD. Kamilus Pantus

Imam diosesan (praja) Keuskupan Weetebula (Pulau Sumba, NTT); misiolog, lulusan Universitas Urbaniana Roma; sekarang berkarya sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI.

Related Articles

Check Also

Close
error: Content is protected !!
Close