HarianJendela Alkitab

Mengampuni Dengan Tulus Dan Tanpa Batas

MENGAMPUNI orang yang bersalah kepada kita adalah hal yang sulit dilakukan karena rasa marah, sakit hati, gengsi, kecewa kerap menguasai hati kita sehingga kita cenderung untuk membalas tindakan mereka. Padahal pembalasan tidak menyelesaikan masalah, hanya melahirkan lingkaran dendam yang tak berkesudahan.

Kita harus menyadari bahwa di dalam diri setiap orang, pasti ada seberkas kebaikan. Dengan mengampuni, kita mempunyai kesempatan untuk menumbuhkan sisi baik mereka, dan berharap semoga mereka tergerak untuk membenahi dan memperbaiki diri.

Pengampunan memulihkan relasi yang rusak, menyelesaikan masalah dan menumbuhkan persaudaraan. Mari mohon kekuatan dari Roh Kudus agar kita mampu meneladani Yesus untuk mengampuni sesama dengan tulus dan tanpa batas.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close