Teladan Kita

St. Thomas dari Villanova, 22 September

THOMAS dilahirkan di Spanyol pada tahun 1488. Dari orangtuanya yang baikhati, ia belajar bermurahhati kepada mereka yang miskin. Ia pandai di sekolah dan setelah menamatkan pendidikannya, ia menjadi seorang dosen filsafat. Kemudian ia menggabungkan diri dengan Ordo Agustinian. Setelah ditahbiskan sebagai imam, kepada Thomas dipercayakan banyak tanggung jawab yang penting. Akhirnya, ia diangkat sebagai Uskup Agung Valencia. Para imam berusaha meyakinkannya untuk mengganti jubah usangnya yang penuh tambalan dengan jubah yang lebih pantas. Tetapi, St Thomas mengatakan kepada mereka bahwa jubah usang tidak ada hubungannya dengan tugas kewajibannya. Ia memenuhi kebutuhan rohani umatnya dengan baik. Setiap hari ia memberi makan ratusan fakir miskin. Ketika menerima sejumlah besar uang untuk membeli perabot bagi kediamannya, St Thomas memberikannya kepada rumah sakit, katanya, “Apa gunanya perabot bagi seorang biarawan miskin seperti aku?” Tak heran ia dijuluki “bapa kaum miskin”!

St Thomas menaruh belas kasihan kepada para pendosa pada masa kebanyakan orang tidak bersikap demikian Sekali peristiwa, ketika ia berusaha mendorong seorang untuk berubah dari cara hidup dosa, laki-laki itu dengan marah menghinanya dan meninggalkan ruangan dengan kasar. “Ini salahku,” kata uskup agung yang rendah hati itu. “Aku berbicara kepadanya dengan agak sedikit terlalu keras.” Tak pernah ia mengijinkan siapapun juga mengkritik orang yang tidak berada di sana. “Pastilah ia punya alasan tepat melakukan apa yang ia lakukan,” demikian biasa dikatakannya. “Aku, seorang di antaranya, yang percaya akan hal itu.”

Sebelum wafatnya, St Thomas dari Villanova membagi-bagikan segala yang ia miliki kepada fakir miskin. Ia bahkan memerintahkan agar tempat tidurnya dikirimkan ke penjara agar dapat dipergunakan para tahanan. St Thomas wafat pada tahun 1555. Ia dimaklumkan kudus oleh Paus Alexander VII pada tahun 1658.

Bagaimanakah aku menunjukkan belas kasih kepada seseorang pada hari ini?

 

Teks: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

Kredit Foto: St. Thomas dari Villanova, archdioceseofcapiz.org

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close