HarianJendela Alkitab

Sikap Munafik

SIKAP munafik tidak hanya dimiliki oleh orang Farisi dan ahli Taurat. Bila kita tidak waspada, maka ketimpangan-ketimpangan yang dilakukan mereka, juga akan mewarnai hidup kita.

Saat kita terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan yang sangat menguras waktu dan tenaga; lambat laun, secara tidak disadari, kita mulai mengabaikan anggota keluarga. Ketika anak atau pasangan meminta perhatian dari kita, kelelahan yang kita rasakan, mendorong kita untuk membentak, melayani mereka dengan setengah hati sambil menggerutu, atau bahkan menolak permintaan mereka.

Yesus mengatakan “Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan”. Mari evaluasi diri, sejauh ini apakah sikap dan tindakan kita sudah mencerminkan iman kita? Jangan sampai kita bermuka dua, hidup penuh dengan kepura-puraan dan kepalsuan, hanya mencari pujian dari dunia.

Mohon bimbingan Tuhan untuk membuka hati kita, agar bertobat dan memperbaiki diri sehingga mampu menerapkan kasih dan keadilanNya terhadap setiap orang dengan tulus, tanpa pamrih.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Veronica Hendrajati Angkatirta

Alumnus Fakultas Elektro ITB dan pernah lama bekerja di IBM Indonesia; umat Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Wakil Koordinator Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini; senang merangkai kata-kata renungan yang menjadi 'kata hati' untuk satu hari (thoughts of the day).

Related Articles

Close