HarianJendela Alkitab

Oase Kehidupan: Kamis, 15 Oktober 2015 I Rm 3:21-30; Mz 130:1-2.3-4b,4c-6;Luk 11:47-54 I

St. Theresa dari Avila; “Mereka berusaha menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya”

BANYAk orang bukan hanya tidak beriman, tetapi sudah mati rasa.  Cepat tersinggung, sangat emosional, tidak sabar bahkan membunuh saudara memuluskan jalannya. Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi pun demikian. Mereka tidak tahan mendengar kecaman Yesus. Padahal Yesus Tuhan mau membawa mereka kembali dari cara hidup sesat dan sembrono.

Mereka bukan seperti orang beriman mengharapkan Tuhan lebih dari pengawal mengharapkan pagi. Membunuh saudara dewasa ini adalah juga tanda hidup tidak beriman. Banyak orang bukan hanya tidak beriman. Tetapi mereka sudah mati rasa dalam setiap perbuatan membunuh manusia secara fisik maupun karakter, menghina atau merendahkan saudara.  Dalam perilaku hidup macam apakah anda menjadi orang yang tidak beriman bahkan sudah mati rasa?  Bagaimana caranya anda dan keluargamu percaya kepada Yesus karena pada Dia ada pengampunan? Tuhan memberkati.*** (RD Antonius Prakum Keraf, Imam Katolik Keuskupan Larantuka)

 

Kredit Foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

RD. Anton Prakum

Dithabiskan menjadi Imam pada 9 Juni 1991 di Mulankera, Lembata, Guru dan pembina para calon imam di Seminari San Dominggo Hokeng tahun 1994-2003, saat ini bertugas sebagai Pastor Paroki Sta Bernadete Soubirous Pukaona Keuskupan Larantuka. Menjadi kontributor pada Majalah Hidup dan beberapa media lokal di NTT.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close