HarianJendela Alkitab

Oase Kehidupan, Senin: 26 Oktober 2015| Rm 8:12-17|Mz 68:2.4.6-7ab.20-21|Luk 13:10-17| Masa Biasa Pekan 30|

“Hai Ibu, penyakitmu telah sembuh”

BUNDA Teresa dalam nyanyian Kehidupannya, menulis: “Hidup adalah kesempatan, gunakanlah dia”. Kesempatan berbuat baik hari ini tidak akan kembali lagi. Yesus menangkap kesempatan hari ini. Sorot mata-Nya tajam. Ia menemukan seorang wanita sakit. Kondisi tubuhnya tidak normal. Dua belas tahun roh jahat menyiksanya hingga bungkuk punggungnya. Tanpa pikir aturan sabat, Yesus ucapkan sabda kuasa penyembuhan. Ia menumpangkan tangan atasnya. Kesehatan wanita itu pulih sempurna. Tetapi, kepala rumah ibadat gusar. Orang ini telah menjalani semacam sistem cuci otak. Siapapun tidak boleh melanggar aturan sabat walau dengan alasan kemanusiaan. Sistem itu melahirkan ‘teroris’ dengan mata tertutup terhadap setiap kesempatan berbuat baik. Yesus menghadirkan Allah yang menyelamatkan. Ia menerjang sistem cuci otak yang tidak peduli pada keadilan dan kemanusiaan. Tidak peduli pada kesempatan berbuat baik. Sejauhmana anda dan keluargamu bersukacita karena menangkap setiap kesempatan untuk berbuat baik, menjadi berkat bagi yang lain? *** (RD Antonius Prakum Imam Keuskupan Larantuka )

 

Kredit Foto: Seorang wanita yang 12 tahun menderita kerasukan roh disembuhkan Yesus, www.sarapanpagi.org.

Tags

RD. Anton Prakum

Dithabiskan menjadi Imam pada 9 Juni 1991 di Mulankera, Lembata, Guru dan pembina para calon imam di Seminari San Dominggo Hokeng tahun 1994-2003, saat ini bertugas sebagai Pastor Paroki Sta Bernadete Soubirous Pukaona Keuskupan Larantuka. Menjadi kontributor pada Majalah Hidup dan beberapa media lokal di NTT.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close