HarianJendela Alkitab

Oase Kehidupan, Senin: 23 November 2015| Dan 1:1-6.8-20|Dan 3:52-56|Luk 21:1-4|Masa Biasa Pekan 34|

Orang setia menerima hadiah Allah

ARUS perantauan di beberapa daerah cukup tinggi. Orang meninggalkan rumah kediamannya. Mereka berada di satu tanah asing dalam waktu tertentu. Di sana mereka bertemu dengan budaya baru, orang baru, banyak godaan. Di tanah asing dengan banyak tantangan, kesetiaan menjadi kunci sukses. Setia pada keluarga, setia pada cita-cita menjadi perantau beriman, perantau bermartabat.

Inilah pengalaman Daniel, Hananya, Misael dan Azarya. Mereka tetap setia menjaga kemurnian hatinya, setia pada perjanjian dengan Yahwe di tanah asing. Mereka sangat bersahaja dalam makan minum dan tutur bahasa. Allah kemudian melimpahi orang setia dengan kesehatan, kebijaksanaan bahkan pekerjaan yang baik. Kesetiaan itu kita temukan pulah dalam diri janda miskin. Ia menampilkan kesetiaan dalam menerima diri apa adanya di hadapan Tuhan. Setia berderma dari kekurangannya tanpa sensasi.

Setia kepada Allah menuntut keberanian untuk memberikan diri kita apa adanya. Itu berarti kita percaya Allah setia menghargai ketulusan hati, kejujuran orang setia. Kesetiaan dalam hal hidup bersahaja, jujur, bijaksana menjadi jalan untuk menerima hadiah, menerima berkat dari Allah. Allah sendiri akan mencukupi apa yang kurang dari orang setia. Sejauhmana anda dan keluargamu berlatih diri menjadi orang beriman yang setia siap menerima hadiah Allah? Tuhan memberkati. *** ( RD Antonius Prakum Keraf,Pr – Imam Katolik Keuskupan Larantuka )

 

Kredit Foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

Related Articles

error: Content is protected !!
Close