SEPUTAR VATIKAN

Paus menyerukan Pentingannya Toleransi

PAUS Fransiskus bertemu dengan pemimpin Muslim dan Kristen di Kenya dalam awal kunjungannya ke Afrika.

Ia tiba di Kenya hari Rabu (25/11) dan akan berkeliling di tiga negara di benua Afrika selama lima hari. Dua negara lain adalah Uganda dan Republik Afrika Tengah.

Dalam pertemuan itu, Paus menyatakan bahwa dialog antar agama merupakan hal yang sulit tetapi harus dilakukan.

Ia juga mengatakan bahwa konflik dan terorisme bisa hidup karena “ketakutan, keputusasaan karena kemiskinan dan rasa frustrasi”.

Ia juga mengacu kepada serangan oleh kelompok militan Islam di pusat perbelanjaan Westgate tahun 2013, serta di Universitas Garissa di Kenya belum lama ini, dan mengatakan nama Tuhan tidak boleh digunakan untuk membenarkan kebencian dan kekerasan.

Misa

Sesudah pertemuan itu, Paus mengadakan misa di Universitas Nairobi yang dihadiri oleh puluhan ribu orang yang sudah berkumpul sejak dini hari.

Dalam kesempatan itu, Paus memberi pesan “sehatnya masyarakat tergantung pada kesehatan keluarga yang ada di dalamnya.”

Banyak kekhawatiran mengenai keamanan Paus dalam kunjungannya ke Kenya mengingat banyak terjadi kekerasan dengan dalih agama di sana.

Namun Paus sendiri mengabaikan kekhawatiran itu dan mengatakan bahwa ia “lebih khawatir pada banyaknya nyamuk.”

Pemerintah Kenya mengerahkan sekitar 10.000 personel polisi untuk menjaga keamanan selama kunjungan Paus di negeri itu.

 

Sumber: http://www.bbc.com

Kredit Foto: Paus Fransiskus dan Perjalanan pertamanya ke Afrika, www.giornalettismo.com

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close