SEPUTAR VATIKAN

Delapan Pertanyaan Berkaitan Dengan Yubileum Kerahiman Ilahi

TAHUN Suci atau sering disebut juga dengan Tahun Yubileum menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam Gereja katolik. Tapi karena hanya dirayakan setiap 25 tahun sekali, umat seringkali menjadi tidak mengerti bahkan salah memahami Tahun Suci. Bahkan karena Yubileum Kerahiman tahun ini adalah sebuah Yubileum Luar Biasa, banyak umat semakin dibuat bingung.

Di bawah ini adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang paling banyak diajukan seputar Yubileum Kerahiman:

  1. Apa itu Tahun Suci?

Tradisi Yahudi menginspirasi Gereja Katolik untuk mulai merayakan Yubileum atau Tahun Suci. Tradisi ini dimulai pada tahun 1300 oleh Paus Bonifasius VIII.

Tahun Suci adalah sebuah sarana pengampunan menyeluruh yang terbuka bagi semua umat. Tahun Suci merupakan waktu spexial untuk mencapai Allah dan sesama.

  1. Apa sih bedanya Yubileum Biasa dan Yubileum Luar Biasa? Sebetulnya ada 2 macam Yubileum, Yubileum Biasa dan Yubileum Luar Biasa. Sejak tahun 1475, Yubileum Biasa telah dirayakan sekali dalam 25 tahun. Sedangkan Yubileum Luar Bisa dirayakan hanya untuk peringatan atau peristiwa tertentu.
  1. Hinggga saat ini, sudah diselenggarakan 24 kali Yubileum Biasa dan 4 kali Yubileum Luar Biasa. Yubileum Kerahiman yang dicanangkan Paus Fransiskus nanti akan menjadi yang ke-5.
  1. Kenapa Paus Fransiskus mengadakan Yubileum Luar Biasa?

Paus Fransiskus mengumumkan Yubileum Kerahiman pada Maret 2015 dan menjelaskan alasannya saat membacakan Bulla Kepausan pada bulan April. “Kenapa Yubileum Kerahiman? Sederhananya, karena Gereja yang sedang berada dalam perubahan sejarah, dipanggil untuk menwarkan tanda kehadiran dan kedekatan Allah dengan intensitas yang lebih besar. Ini bukan saatnya untuk larut dalam kebingungan.

“Paus Fransiskus pada 11 April 2015 telah menjelaskan lebih jauh mengenai kepentingan spiritual pelaksanaan Yubileum, “ kita hendaknya memahami bahwa alasan paling utama dari perayaan ini adalah untuk memunculkan  pemahaman dalam diri kita masing-masing bahwa kita memiliki kebutuhan yang begitu mendalam akan kehadiran Allah,” kata ketua organisatoris Tahun Yubileum,Rino Fisichella.

  1. Berapa lama Tahun Suci akan berlangsung?

Sebenarnya Tahun Suci tidak  benar-benar berlangsung selama setahun penuh/365 hari. Yubileum Kerahiman sendiri akan berlangsung kurang dari setahun, dimulai pada 8 Desember 2015 dan akan berakhir pada 20 November 2016.

  1. Berapa banyak umat yang akan datang ke Roma?

Perayaan Yubileum di tahun 2000 sendiri menarik sekitar 25 juta peziarah ke kota Roma. Dengan estimasi jumlah yang sama akan datang peziarah selama Yubileum Kerahiman.

Di tahun Yubileum ini dipastikan akan datang jutaan umat yang memenuhi Basilika St. Petrus dan gereja-gereja  lain di area ziarah. Para pemiliki toko di dekat Vatikan sibuk mempersiapkan  tenaga untuk tahun yang begitu sibuk ini.

  1. Dimanakah perayaan Tahun Suci akan digelar?

Tahun Suci dipastikan akan menjadi tahun yang amat sibuk. Setelah Pintu Suci di Basilika St. Petrus dibuka pada 8 Desember, Pintu-Pintu Suci di seluruh kota  juga akan dibuka. Perayaan ini akan berpusat pada konsep Kerahiman. Ini berarti penanganan special akan dilakukan untuk membuat Sakramen Rekonsiliasi/Pengakuan Dosa menjadi bagian paling utama dalam Yubileum.

“Pastinya, Sakramen Rekonsiliasi/Pengakuan Dosa akan mendapat tempat paling utama dalam seluruh hari selama Yubileum, tapi akan ada beberapa gereja di dekat Basilika St. Petrus yang akan didedikasikan secara khusus untuk merayakan sakramen Rekonsiliasi”, Rico menerangkan.

Selama Yubileum akan ada doa Vigili di bulan mei dan Yubileum bagi para narapidana di bulan November.

8. Apa itu Pintu Suci?

Ritual pertama dari Yubileum Kerahiman adalah pembukaan Pintu Suci. Dalam kunjungannya ke Afrika, Paus Fransiskus membuka Pintu Suci di Katedral  Bangui, Republik Afrika Tengah. Pembukaan Pintu Suci ini  merupakan langkah kuat yang menunjukkan  bahwa Yubileum Kerahiman ini di buka di seluruh keuskupan di Dunia. Akan tetapi, Paus Fransiskus juga akan membuka Pintu Suci  di Basilika St. Petrus, Vatikan. Normalnya, Pintu Suci ini dibuka tiap 25 tahun sekali. Faktanya, sebuah tembok dibangun untuk menyegel Pintu Suci sampai kemudian disingkirkan saat mendekati Yubileum selanjutnya. Karena Yubileum ini adalah Yubileum Luar Biasa, Pintu Suci akan dibuka lebih awal (hanya 15 tahun sejak terakhir ditutup).

 

Pintu Suci menyimbolkan jalan luar biasa yang dapat membuka dan mengarahkan umat katolik menuju iman mereka. Bagi para peziarah, salah satu yang paling disoroti dalam peziarahan mereka adalah berjalan melalui Pintu Suci.

  1. Apakah aman untuk mengunjungi Roma saat ini?

Sebagai respon atas serangan teroris di paris beberapa saat lalu, pengamanan telah ditingkatkan di seluruh Eropa. Dikarenakan Roma merupakan Pusat Gereja Katolik Universal, maka Roma kemungkinan juga diperhitungkan sebagai sasaran serangan teroris selanjutnya.

Kekhawatiran akan adanya serangan yang mungkin menyasar Perayaan Yubileum mendatang semakin tinggi. Pasukan militer dan polisi Italia sudah berjaga di seluruh situs  turis utama, terutama Vatikan dan lapangan St. Petrus.

Meskipun begitu, kebanyakan warga Roma lebih mengkhawatirkan apakah sarana transportasi kota yang tidak memadai dapat memuat lebih banyak turis  daripada mengkhawatirkan kemungkinan serangan teroris.

 

Sumber: http://www.romereports.co/…/eightquestion-about-the-jubi…https://www.facebook.

Tags

John L. Wujon

Staf Sekjen KWI. Mantan staf Komisi KOMSOS KWI (2015-1 Mei 2019?

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close