HarianJendela Alkitab

Renungan Harian│Senin, 28 Desember 2015│

CERITA Injil pada Pesta Kanak-kanak suci hari ini mengingatkan kita pada sejarah masa lalu Isreal ketika berada di tanah pembuangan, teristimewa peristiwa pembunuhan anak-anak Israel. Dari sekian bayi yang terselamatkan, muncullah Musa yang akhnirnya membawa mereka dari perbudakan mesir.

Yesus dilukiskan sebagai Hamba yang menderita dari Perjanjian Baru. Sebagaimana halnya Musa yang menuntun Israel dari perhambaan Mesir, Yesus pun datang untuk menyelamatkan kaum-Nya yang tertindas dari perhambaan dosa. Di sini lain, agaknya Matius delam Injilnya hendak menyamakan Yesus dengan Yeremia, nabi yang mewartakan harapan baru pada masanya. Yeremia yang menderita karena pewartaannya kini dihidupkan kembali dalam diri Yesus, Hamba Yang Menderita.

Dalam dunia dewasa ini, pengakuan akan Yesus sebagai Tuhan membawa konsekuensi besar bagi seorang beriman. Beriman kepada-Nya dan mengakui Allah sebagai Terang Kehidupan dapat membawa orang-orang percaya pada derita bahkan kematian. Kemartiran Kanak-kanak Suci hari ini kiranya semakin meneguhkan  iman kita akan Yesus Sang Penyelamat.

Ya Tuhan, berilah aku iman yang teguh. Kuatkanlah aku untuk memberi kesaksian tentang Engkaku dimana pun aku berada, Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2015

Kredit Foto: Kanak-kanak suci,happytobecatholic.wordpress.com

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close