Teladan Kita

6 Januari, St. Nilammon

BERASAL dari Mesir, ia hidup di sebuah ruang yang pintunya sengaja ia tutup dengan bebatuan. Nilammon merasa hidup hanya hanya untuk memuliakan dan melayani Tuhan melalui silih dan doa. Ia sempat akan diangkat menjadi uskup, tapi ia menolak.

Dengan penolakan itu, Uskup Agung waktu itu, Teofilus, memintanya untuk mengatakan langsung kepada masyarakat yang juga mendukung Nilammon. Sebelum itu, ia mengajak Teofilus untuk berdoa bersama: Teofilus di luar ruang, dan Nilammon tetap di dalam. Sampai akhir hari, Teofilus memanggil Nilammon berkali-kali dari luar. Akhirnya, bersama-sama mereka memaksa masuk ke ruang itu dan menemukan bahwa Nilammon telah meninggal. Dalam biografinya tertulis, “Terkunci di ruangannya, pria suci ini berdoa kepada Tuhan, memohon supaya jiwanya diambil sebelum ia diberikan kehormatan yang dinilainya tidak layak ia terima, dan doanya terjawab.”

Sumber: disadur dari santibeati.it

Kredit Gambar: vidas-santas.blogspot.com

Tags

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close