DOA BREVIRPAGISABTU

09 Januari 2016│Sabtu Sesudah Penampakan Tuhan│Ibadat Pagi

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH

Bila kita mendambakan

Dan mencari Yesus Tuhan

Kita harus mengarahkan

Pandangan ke atas awan.

Lihatlah bintang mulia

Sungguh terang cahayanya

Tak pernah terlihat mata

Apa gerangan maknanya?

Itu tanda kelahiran

Almasih yang dinantikan

Marilah kita mencari

Menghaturkan hormat bakti.

Mulyalah Engkau ya Tuhan

Pada hari penampakan

Serta Bapa dan Roh suci

Mulyalah kekal abadi. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*

memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*

dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*

dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*

aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*

betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*

orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+

dan orang durhaka berkembang pesat,*

namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*

Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*

para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*

dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*

berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*

bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*

dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*

tak ada kecurangan padaNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.

Antifon

Muliakanlah Allah kita.

Ul 32,1-12

Dengarlah, hai langit, aku akan berbicara,*

hai bumi, dengarkanlah kata mulutku.

Semoga ajaranku tercurah bagaikan hujan,*

dan bertaburan laksana embun;

bagaikan hujan lebat di padang hijau,*

bagaikan hujan rintik-rintik pada rerumputan.

Nama Tuhan hendak kuwartakan,*

muliakanlah Allah kita.

Perkasalah Tuhan, sempurna karyaNya,*

sungguh lurus kebijaksanaanNya.

Allah setia, tiada kecurangan padaNya,*

adillah Ia dan tulus ikhlas.

Tetapi anak-anakNya berbuat jahat terhadap Dia,*

angkatan yang buruk dan curang.

Begitukah kaubalas kebaikan Tuhan,*

hai orang yang bodoh dan tak berbudi?

Bukankah Dia Bapamu, yang menciptakan dikau,*

yang membentuk dan menghidupi engkau?

Ingatlah akan masa yang lampau,*

renungkanlah sejarah leluhurmu.

Tanyakanlah kepada bapamu, ia akan mengisahkannya,*

tanyakanlah kepada orang tua-tua, mereka akan menerangkannya.

Tatkala Yang mahatinggi membagikan tanah kepada bangsa-bangsa,*

tatkala Ia menentukan tempat kediaman bagi setiap orang,

Ia menetapkan perbatasan antara bangsa-bangsa,*

sehingga setiap penguasa mendapat bagiannya.

Maka Israel menjadi milik Tuhan,*

dan suku-suku Yakub pusakaNya.

Tuhan menjumpai umatNya di gurun pasir,*

di padang belantara yang sunyi senyap.

Tuhan melindungi dan membesarkannya,*

memeliharanya bagaikan biji mata,

seperti rajawali melindungi sarangnya,*

melayang-layang di atas anaknya,

membentangkan sayap-sayapnya,*

dan membawa anaknya di atas kepaknya.

Hanya Tuhan sendirilah yang membimbing umatNya,*

tiada dewa lain di sampingNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Muliakanlah Allah kita.

Antifon

Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*

betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+

mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*

untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*

bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*

siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*

Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*

segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*

hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*

semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*

betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.

BACAAN SINGKAT

(Keb 7:26-27)

Kebijaksanaan adalah pantulan cahaya abadi, cermin keagungan Allah tanpa noda, serta citra kebaikanNya. Meskipun tunggal, Ia sanggup melaksanakan segalanya, dan meskipun tetap sama, Ia membaharui semuanya. Ia menjiwai orang-orang saleh dari segala bangsa, dan menjadikan mereka sahabat Allah dan nabi.

LAGU SINGKAT

P: Semua raja bumi* Bersujud kepadaNya.

U: Semua raja bumi* Bersujud kepadaNya.

P: Semua bangsa mengabdi Dia.

U: Bersujud.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Semua raja bumi* Bersujud kepadaNya.

Antifon Kidung

Di Kana Yesus mengubah air menjadi anggur. Inilah tanda pertama yang menyatakan kemuliaanNya.

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Di Kana Yesus mengubah air menjadi anggur. Inilah tanda pertama yang menyatakan kemuliaanNya.

DOA PERMOHONAN

Marilah kita memuliakan Kristus, citra Allah, dan dengan penuh kepercayaan berdoa:

U: Kristus, Putera Allah, dengarkanlah kami.

P: Putera Allah, Engkau telah menunjukkan cinta Bapa kepada kami,* semoga Engkau menyatakan cinta itu kepada semua manusia, melalui cinta kasih kami terhadap mereka.

U: Kristus, Putera Allah, dengarkanlah kami.

  1. Engkau telah memperlihatkan diri sebagai pemberi kehidupan,* kurniakanlah kepenuhan hidupMu kepada kami.

U: Kristus, Putera Allah, dengarkanlah kami.

P: Semoga kami menyatakan hidupMu dalam diri kami,* dengan menanggung juga kematianMu dalam tubuh kami.

U: Kristus, Putera Allah, dengarkanlah kami.

P: Terangilah hati kami,* agar kami semakin jelas mengenal cahaya kemuliaan Allah.

U: Kristus, Putera Allah, dengarkanlah kami.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Allah kekal dan kuasa, Engkau menjadikan kami makhluk baru dalam Kristus. Kami mohon, semoga kami menjadi serupa dengan Kristus, karena di dalam Dia kami disatukan dengan Dikau. Dialah PuteraMu dan  pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

=======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close