HarianJendela Alkitab

Oase Kehidupan, Rabu: 13 Januari 2016|1 Sam 3:1-10,19-20|Mz 40:2,5,7-8a,8b-9,10|Mrk 1:29-39|

Waktu hari Masih Gelap

KITA menemukan saat-saat teduh dalam hidup kita. Pagi hari Pkl 04.00 saat untuk berdoa. Saat membaca dan merenungkan firman. Saat menemukan kekuatan menginspirasi semua kegiatan. Samuel menemukan kekuatan itu pada saat teduh. Tuhan berbicara sangat jelas pada saat teduh. Tidak ada kesibukan lain pada saat teduh selain sikap mendengarkan. Yesus memanfaatkan saat teduh. Pagi-pagi benar. Waktu hari masih gelap. Belum ada banyak orang datang menemuinya. Saatnya Ia menemui Bapa-Nya. Mendengarkan Bapa-Nya. Inilah saat menjaga hubungan hati dengan Dia yang mengutus Dia. Kekuatan terbesar dalam karya perutusan bukan berapa banyak hal yang kita lakukan. Hal terpenting yaitu hati tetap terhubung dengan Tuhan. Tanpa itu kita kehilangan arah, kehilangan kekuatan. Kita melayani bukan menurut kehendak-Nya melainkan menurut selera pribadi. Yesus menghadirkan sukacita Injil di hati banyak orang. Bukan menurut selera pribadi. Ia selalu menemukan kehendak Bapa di tengah tugas pelayanan-Nya. Ia menghadirkan sukacita Injil dimana orang mengalami pembebasan. Terpulihnya kehidupan rohani jasmani. Terbebas dari gangguan setan. Sejauhmana anda dan keluargamu memanfaatkan saat teduh menjaga hati tetap terhubung dengan Tuhan? Tuhan memberkati. (RD Antonius Prakum Keraf Pr – Imam Keuskupan Larantuka)***

=======

Kredit Foto: Ilustrasi (Ist)

Tags

RD. Anton Prakum

Dithabiskan menjadi Imam pada 9 Juni 1991 di Mulankera, Lembata, Guru dan pembina para calon imam di Seminari San Dominggo Hokeng tahun 1994-2003, saat ini bertugas sebagai Pastor Paroki Sta Bernadete Soubirous Pukaona Keuskupan Larantuka. Menjadi kontributor pada Majalah Hidup dan beberapa media lokal di NTT.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close