HarianJendela Alkitab

Renungan Harian│ Jumat 05 Februari 2016 │Pekan Biasa IV (H)│ Pw. Sta. Agata; Yakub, Bapa Bangsa│Mrk. 6:14-29│

Yohanes Pembaptis dibunuh

Mrk 6:14   Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.”

Mrk 6:15   Yang lain mengatakan: “Dia itu Elia!” Yang lain lagi mengatakan: “Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu.”

Mrk 6:16   Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: “Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi.”

Mrk 6:17   Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.

Mrk 6:18   Karena Yohanes pernah menegor Herodes: “Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!”

Mrk 6:19   Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,

Mrk 6:20   sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.

Mrk 6:21   Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarny perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.

Mrk 6:22   Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: “Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!”,

Mrk 6:23   lalu bersumpah kepadanya: “Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!”

Mrk 6:24   Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: “Apa yang harus kuminta?” Jawabnya: “Kepala Yohanes Pembaptis!”

Mrk 6:25   Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!”

Mrk 6:26   Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.

Mrk 6:27   Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara.

Mrk 6:28   Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.

Mrk 6:29   Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya

Renungan

Daud dipilih dari antara orang-orang Israel dan diberi berkat oleh Tuhan menjadi raja. Ia memimpin rakyatnya dalam nama Tuhan dan senantiasa menyanyikan mazmur pujian untuk memuliakan Allahnya. Yohanes juga tetap berpegang pada kebenaran, meskipun ia sendiri harus mempersembahkan nyawanya untuk itu. Yohanes memuliakan Tuhan  dengan darahnya sendiri.

Kita pun diajak untuk memuliakan Tuhan dengan  banyak cara, Kegembiraan adalah salah satunya. Kita tidak memberi tempata pada keluhan dan mengasihani diri sendiri terlalu banyak. Kita justru ingin mengajak banyak orang memuliakan Tuhan dengan penuh kegembiran dan dengan demikian kita pun dengan berani membela kebenaran di hadapan penguasa yang lalim dan kebijakan yang tidak adil. Inilah pesan menjadi saksi dan utusan Tuhan.

Ya Allah, berkatilah aku hari ini, agar aku setia pada kebenaran dan memuliakan Engkau dengan perbuatan penuh sukacita. Amin.

============

Kredit Foto:Yohanes Pembaptis dibunuh, www.pravoslavie.ru

 

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close