HarianJendela Alkitab

Renungan Harian│Kamis Pekan Prapaskah IV (U)│ 10 Maret 2016│ St. Yohanes, Biarawan│ Kel. 32:7-14, Yoh. 5:5:31-47│

Yoh 5:31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

Yoh 5:32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.

Yoh 5:33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;

Yoh 5:34 tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.

Yoh 5:35 Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.

Yoh 5:36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.

Yoh 5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

Yoh 5:38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.

Yoh 5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

Yoh 5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Yoh 5:41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.

Yoh 5:42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.

Yoh 5:43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

Yoh 5:44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?

Yoh 5:45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.

Yoh 5:46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

Yoh 5:47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?”

 

Renungan

Musa menjadi perantara antara Israel dengan Allah. la berulang kali menjadi penghubung antara umat Israel dengan Allah. Saat itu Musa menyampaikan permintaan umat Israel agar Allah mencabut hukuman-Nya atas dosa Israel yang menyembah berhala.  Doa Musa kepada Allah akhirnya menyelamatkan Israel dari sengsara akibat dosa.

Kebaikan Allah tampak nyata dalam tugas perutusan Yesus. Allah mewahyukan diri dalam diri  Yesus guna membebaskan manusia dari perbudakan dosa. Kehadiran-Nya di dunia menjadi berkat bagi banyak orang yang percaya kepada-Nya. Sayangnya, masih ada orang yang tidak memercayai-Nya. Orang yang menolak Yesus dan tidak mempercayakan diri kepada-Nya, tidak mempunyai hidup dalam dirinya. Namun, orang yang selalu mencari Tuhan, niscaya akan bersukacita. Oleh karena itu, rindukanlah dan pandanglah wajah Tuhan agar kita diselamatkan

Ya Tuhan, semoga hatiku selalu terbuka akan sabda-Mu dan ajarilah akubahwa Engkaulah Allahku yang esa. Amin.

========

Sumber : Ziarah Batin 2016

Kredit Foto:Menjadi saksi Kristus

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close