DOA BREVIRSABTUSORE

26 Maret 2016 │Sabtu Pekan Suci (U)│ Ibadat Sore│Sabtu Paskah│St. Ludgerus; St. ireneus dr Sirmium│

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin

MADAH

Sungguh mulya panji raja

Salib suci bercahaya

Padamu pencipta kita

Dipaku tidak berdaya.

Padamu Kristus beradu

Lambung ditikam serdadu

Mengalirkan air darah

Mencuci dosa yang parah.

Salam altar salam kurban

Sebab padamu pahlawan

Mengalami kematian

Yang membawa kehidupan.

Tritunggal sumber selamat

Dipuji seluruh umat

Yang ditebus darah suci

Mohon slalu diberkati. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*

dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*

untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*

hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*

ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*

tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*

tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*

dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*

sekarang dan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Antifon

Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+

Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*

tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*

kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*

menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*

bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*

dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*

milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*

bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*

aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*

dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*

dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+

Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*

padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Antifon

Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa:*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

BACAAN SINGKAT

(1Ptr 1,18-21)

Insyaflah bahwa kamu telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, warisan nenek moyangmu. Kamu telah ditebus bukan dengan emas atau perak yang fana, melainkan dengan tebusan yang amat mahal, yaitu darah Kristus, Anakdomba yang tidak bernoda. Demikianlah peranan Kristus, yang ditentukan Allah sebelum dunia diciptakan. Tetapi baru pada zaman terakhir ini Kristus dinyatakan oleh Allah demi keselamatanmu. Dan karena Kristus itu kamu percaya akan Allah yang membangkitkan Dia dari kematian serta memuliakanNya. Maka seluruh kepercayaan dan pengharapanmu bertumpu pada Allah.

LAGU SINGKAT

P: Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.

U: Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.

P: Sebab Engkau menebus dunia dengan salibMu.

U: Kami meluhurkan Dikau.

P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.

U: Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.

Antifon Kidung

Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

DOA PERMOHONAN

Marilah kita memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus, yang menjadi guru, teladan dan saudara kita. KepadaNya kita mohon:

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Ya Kristus, dalam segala-galanya Engkau serupa dengan kami, kecuali dalam hal dosa, semoga kami bergembira dengan yang bergembira, dan menangis dengan yang menangis,* agar cinta kasih kami semakin bertambah setiap hari.

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Perkenankanlah kami mengabdi Engkau yang lapar dalam orang yang lapar,* dan melayani Engkau yang haus dalam orang yang haus.

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau membangkitkan Lazarus dari kematian,* semoga orang yang mati karena dosa, Kauhidupkan kembali karena iman dan tobat.

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Semoga banyak orang mengikuti jejakMu dengan lebih teguh dan lebih sempurna,* berkat teladan santa perawan Maria dan para kudusMu.

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

P: Semoga orang yang telah meninggal, bangkit kembali dalam kemuliaanMu,* serta menikmati cinta kasihMu untuk selamanya.

U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, menurut kehendakMu penyelamat kami menjadi manusia dan wafat di salib, guna memberi kami teladan kerendahan hati. Perkenankanlah kami meneladan kepatuhanNya dan bangkit pula bersertaNya.

Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

=======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

Tags

Related Articles

Close