Teladan Kita

9 Mei, St. Pachomius Agung

LAHIR di Mesir dan bergabung dengan pasukan kerajaan pada usia 20 tahun. Kebaikan hati para Kristen di Thebes menyentuhnya dan membuat ia masuk Katolik setelah masa tugasnya. Ia mengikut Palemon, seorang pertapa. Mereka berdua hidup dalam kesederhanaan yang ekstrim dan total. Mereka bekerja sambil berdoa siang malam.

Suatu hari, Pachomius terpanggil untuk mendirikan biara di tepi sungai Nil di Tabennisi. Dibantu Palemon, mereka mengumpulkan 100 biarawan dan hidup sebagai komunitas. Ia merasa terpanggil untuk membangun 10 biara dan 2 susteran lagi. Sampai akhir hayatnya, ia mengumpulkan 7.000 biarawan.

sumber: disadur dari catholic.org

gambar: antiochpatriarchate.org

Tags

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close