MINGGUSIANG

Brevir Siang, Minggu: 29 Mei 2016

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

MADAH

Marilah kita memuji

Tubuh dan darah Tuhan

Yaitu santapan suci

Untuk umat beriman

Semoga tak kunjung henti

WafatNya dikenangkan.

Tubuh Kristus yang mulia

Sungguh-sungguh makanan

Dan darahNya yang berharga

Sungguh-sungguh minuman

Bagi kita yang percaya

Kepada sabda Tuhan.

Pada hari raya ini

Mari kita semua

Penuh hormat mengimani

Keagungan kurnia

Jaminan hidup abadi

Yang tiada taranya.

Terpujilah Allah Bapa

Yang mengutus PutraNya

Untuk membebaskan kita

Dengan taat setia

Dan menghadiahkan RohNya

Yang tinggal pada kita. Amin

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,†

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa”.

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.

Antifon

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,†

kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.

BACAAN SINGKAT

(Kebij 16,20)

Dengan santapan malaikat Kaukuatkan umatMu, ya Tuhan. Roti dari surga Kauhidangkan kepada mereka, roti yang sudah siap sedia, roti yang sedap dan lezat yang mengandung segala kenikmatan, roti yang enak dan manis sesuai dengan selera setiap orang.

P: Silakan makan roti yang Kuberikan ini, alleluya.

U: Minumlah anggur yang telah Kuhidangkan bagimu, alleluya.

DOA PENUTUP

Tuhan Yesus, dalam sakramen ekaristi yang luhur ini Kauwariskan kepada kami peringatakan akan wafat dan kebangkitanMu. Semoga kami menghormati misteri kudus tubuh dan darahMu sepantasnya, sehingga kami selalu dapat menikmati hasil penebusanMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

Check Also

Close
error: Silakan share link berita ini
Close