Urbi

Brevir Pagi, Kamis, 14 Juli, Pekan Biasa XV – O Pekan III

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH

Bapa penguasa waktu

Lihat kini fajar baru

Mulai memancarkan sinar

Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan

Terselubung kejadian

Yang menyampaikan undangan

Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan

Melayani Kristus Tuhan

Yang hadir dalam sesama

Tersembunyi namun nyata.

S’moga pengabdian kami

Dijiwai Roh ilahi

Dijadikan karya Putra

Demi kemulyaan Bapa. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Mazmur 86 (87)

Hai Yerusalem, kota di atas gunung yang kudus,*

Tuhan cinta padamu.

Hai benteng Sion, Tuhan yang memperindah semua kediaman Yakub,*

berfirman dalam dirimu:

“Mesir dan Babel akan Kudafatar,*

antara mereka yang mengakui Aku.

Bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia,*

akan termasuk warga negara Sion”.

Tetapi tentang Sion sendiri akan dikatakan,†

“Orang ini dan orang itu kelahiran Sion,*

Allah yang mahatinggi menyentosakannya”.

Tuhan akan mencatat dalam daftar para bangsa,*

“Inipun dilahirkan di Sion”.

Dan semua orang yang pernah menderita demi Sion,*

akan bernyanyi dan menari-nari.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Antifon

Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Yes 40,10-17

Lihat, Allah Tuhan kita datang dengan kekuasaan,*

Ia menaklukkan segala-galanya!

Jarahan dibawaNya serta,*

dan tanda kemenangan diarak di hadapanNya.

Seperti seorang gembala,*

Tuhan mengumpulkan dan membimbing kawananNya.

Ia membopong anak domba dalam pelukan tanganya,*

dan menuntun induknya penuh perhatian.

Siapa yang menakar air laut dengan cidukan tangan,*

mengukur langit dengan jengkal jari?

Siapa menyukat segala debu bumi dengan takaran,†

menimbang gunung dengan dacing,*

atau bukit dengan neraca?

Siapa yang mengatur roh Tuhan,*

atau memberi petunjuk kepadaNya sebagai penasihat?

Dengan siapa Tuhan berunding untuk memperoleh kebijaksanaan,†

untuk belajar keadilan dan menimba pengetahuan,*

untuk mengetahui jalan yang paling baik?

Sungguh, para bangsa bagaikan setitik air pada pinggir timba,†

bagaikan sebutir debu pada neraca,*

sungguh, pulau-pulau tidak lebih berat dari tepung halus.

Semua hutan tidak cukup kayu bakarnya untuk kurban bakaran,*

dan segala margasatwa tidak cukup untuk persembahan.

Di hadapan Tuhan segala bangsa tidak berarti apa-apa,*

bagi Tuhan mereka hampa dan ketiadaan belaka.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Antifon

Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Mazmur 98 (99)

Tuhan meraja, gemetarlah para bangsa,†

Tuhan bertakhta di atas singgasana, goncanglah bumi,*

agunglah Tuhan di Sion.

Tuhan agung, mengatasi segala bangsa,†

dimuliakanlah namaMu, Allah yang agung dan dahsyat,*

kuduslah Tuhan.

Raja mahakuasa, pencinta hukum,*

Engkau sendirilah yang menegakkan keadilan.

Hukum dan keadilan dalam bangsa Yakub,*

Engkaulah yang menegakkannya.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,†

bersembahsujudlah di depan tumpuan kakiNya,*

kuduslah Tuhan.

Musa dan Harun termasuk imamNya,†

dan Samuel teramsuk orang yang menyerukan namaNya,*

mereka berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab mereka.

Dari dalam tiang awan Tuhan berfirman kepada mereka,*

mereka berpegang pada perintahNya, pada hukum yang diberikanNya.

Tuhan, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,†

Engkaulah Allah yang mengampuni mereka,*

namun Engkau membalas perbuatannya yang jahat.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,*

bersembahsujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

BACAAN SINGKAT

(1Ptr 4,10-11)

Hendaklah kamu saling melayani sesuai dengan kurnia yang kamu peroleh masing-masing. Sebab kamu ditugaskan untuk membagikan rahmat Allah yang beraneka ragam. Kalau seorang berbicara, baiklah ia menyampaikan sabda Allah. Kalau seorang melayani, baiklah ia melayani dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus.

LAGU SINGKAT

P: Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

U: Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

P: PeraturanMu akan kupelihara.

U: Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

Antifon Kidung

Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

DOA PERMOHONAN

Allah Bapa membimbing dan memelihara umatNya. Marilah kita bersyukur kepadaNya dan dengan gembira berseru:

U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

P: Bapa yang mahamurah, kami memuji Engkau karena cinta kasihMu, sebab luhurlah karyaMu ketika menciptakan kami,* dan lebih lurhur lagi karyaMu ketika membaharui kami.

U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

P: Pada permulaan hari ini curahkanlah ke dalam hati kami keinginan untuk mengabdi Engkau,* supaya kami tetap memuliakan Dikau dengan pikiran dan perbuatan.

U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

P: Sucikanlah hati kami dari setiap keinginan jahat,* agar kami selalu memperhatikan kehendakMu.

U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

P: Bukalah kiranya hati kami terhadap keperluan saudara-saudara kami dan semua orang lain,* supaya kami mencintai mereka semua sebagai saudara.

U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Allah, yang kekal dan kuasa, terangilah kiranya bangsa-bangsa yang meringkuk dalam kegelapan maut. Sinarilah mereka dengan terang cahayaMu, yang telah terbit laksana fajar cemerlang, yaitu Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

=======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

 

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close