Urbi

Presiden Prancis Bertemu Paus Fransiskus

PRESIDEN Prancis Francois Hollande bertemu secara pribadi dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada Rabu (17/8) kemarin. Hollande mengatakan ia merasa perlu berterima kasih kepada Paus secara pribadi untuk kata-katanya setelah kejadian pembunuhan seorang imam Perancis dalam serangan teroris.

Presiden Hollande tiba di Roma pada Rabu (17/8), dan langsung  pergi ke  sebuah gereja nasional Perancis, St. Loui s, mengunjungi sebuah kapel yang didirikan khusus  sebagai tempat berdoa bagi para korban terorisme.

Kapel kehormatan ini dibuat untuk mengenang 130 orang yang meninggal saat serangan November di Paris, 84 orang yang meninggal di Nice pada 14 Juli, dan penembakan Pastor Jacques Hamel, saat ia merayakan Misa pada 26 Juli  2016.

Setelah pembunuhan Pastor Hamel, Hollande menelepon Paus  Fransiskus dan mengatakan kepadanya bahwa ” ketika imam diserang, seluruh Perancis terluka. ” Paus Fransiskus saat itu sedang berada di Polandia, dan keesokan harinya ia mengatakan kepada wartawan bahwa ia menghargai panggilan Hollande “sebagai saudara.”

Hollande dan Paus dilaporkan menghabiskan  waktu sekitar 40 menit untuk bertemu secara pribadi. Presiden juga bertemu dengan Kardinal Pietro Parolin, sekretaris negara Vatikan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan itu, Vatikan tidak memberikan rincian dari diskusi. Namun, hal itu mengatakan bahwa sebagai hadiah, Paus Francis memberi Hollande medali perunggu bertuliskan kata-kata, “Gurun akan menjadi taman, ” yang dikutip dari nabi Yesaya.

====

Diterjemahkan dari http://www.catholicregister.org/

Tags

John L. Wujon

Staf Sekjen KWI. Mantan staf Komisi KOMSOS KWI (2015-1 Mei 2019?

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close