DOA BREVIRJUMATPAGI

Brevir Pagi, Jumat: 16 September 2016, Peringatan S. Kornelius, Paus Dan S. Siprianus, Uskup

PEMBUKAAN
P: (+) Ya, Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Mazmur 94 (95)
Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunung pun milikNya
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Mari bersujud dan menyembah,
Berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja para martir.

MADAH
Marilah kita bernyanyi
Dengan gembira memuji
Kejayaan para kudus
Yang dibunuh demi Kristus.

Berkat imannya yang kuat
Dan dibantu oleh rahmat
Mereka bertekad bulat
Setia sampai akhir hayat.

Meskipun diancam maut
Tidaklah mereka takut
Sebab Tuhan mendampingi
Dengan kuasa ilahi.

Mari mohon pada Tuhan
Agar kita digabungkan
Pada rombongan pahlawan
Sepanjang segala zaman. Amin..

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1
Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.

Mazmur 107 (108)
Hatiku siap sedia, ya Allah, *
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.
Bangunlah, hai hatiku, berkumandanglah, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memuji Engkau di tengah segala bangsa, *
bersama seluruh rakyat aku bermazmur bagiMu.
Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.
Nyatakanlah kemegahanMu di surga, ya Allah, *
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.
Berilah aku kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga :*
” Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahanKu,
lembah Sukot Kuukur, *
tanah Gilead dan Manasye menjadi milikKu.
Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu,*
Yehuda tongkat kerajaanKu, Moab tempat pembasuhanKu.
Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenangan.”

Siapa mengantar aku ke kota Petra? *
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?
Bukankah Engkau, ya Allah! Masihkah Engkau membuang kami*
dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?
Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.
Bersama Allah, kita berjuang gagah perkasa, *
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
———
Ant. 2
Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.

Kidung ( Yes 61: 10 – 62,5)
Aku sangat bergembira dalam Tuhan*
dan bersorak riang dalam Allahku.
Sebab Tuhan telah mengenakan padaku dandanan keselamatan*
dan menyelubungi aku dengan pakaian kebenaran.
Laksana pengantin pria mengenakan mahkota*
dan mempelai wanita hiasan permata.

Seperti bumi menimbulkan tetumbuhan,*
dan ladang menumbuhkan benih,
demikian pula Tuhan Allah menumbuhkan kebenaran dan pujian*
di hadapan segala bangsa.
Demi Sion aku akan mengumandangkan suara,*
demi Yerusalem aku akan giat bekerja,
sampai kesuciannya memancar bagaikan cahaya, *
dan keselamatannya bersinar laksana obor.

Segala bangsa akan melihat kesucianmu, hai Yerusalem, (+)
semua raja akan menyaksikan kemuliaanmu;*
engkau akan diberi nama baru oleh Tuhan.
Seperti sebuah mahkota engkau di tangan Tuhan,*
bagaikan tajuk engkau dipegang Allahmu.
Engkau tak lagi disebut: ” Yang ditinggalkan”,*
negerimu tak lagi dinamakan: ” Yang kesepian”.
Sebab namamu yang baru ialah :” KekasihKu”,*
“mempelaiKu” nama negerimu.
Karena Tuhan cinta padamu, *
negerimu menjadi mempelaiNya.

Sebagaimana seorang pemuda memperisteri gadis, *
demikian pula Allah pencipta akan menjadi suamimu.
Seperti seorang suami yang baru menikah suka akan isterinya,*
demikian pula Allahmu suka akan dirimu.

Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2
Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
———————————–
Ant. 3
Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup
.

Mazmur 145 (146)
Pujilah Tuhan, hai hatiku! (+)
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*
memujiNya selama hayat di kandung badan.

Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar, *
pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.
Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*
hari itu juga buyarlah rencananya.

Berbahagialah orang yang mengharapkan
pertolongan dari Allah Yakub,*
yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.
Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*
menciptakan laut dan segala isinya.
Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina, *
menjamin keadilah bagi orang yang tertindas.

Tuhan memberi makan orang yang lapar,*
membebaskan orang yang terbelenggu.
Tuhan membuka mata orang buta, *
menegakkan orang yang bungkuk.
Tuhan melindungi orang asing,*
memelihara para yatim piatu dan janda.
Tuhan mengasihi orang jujur, *
tetapi orang berdosa digulingkanNya.
Tuhanlah raja selama-lamanya,*
Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.

Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3
Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
———-
BACAAN SINGKAT
( 2 Kor 1:3-5)
Terpujilah Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belaskasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah. Sebab sebagaiman penderitaan Kristus melimpah dalam diri kita, demikian pula berlimpahlah penghiburan kita demi Kristus.

LAGU SINGKAT
P: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.
U: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.
P: Dan Tuhanlah ganjaran mereka.
U: Untuk selama-lamanya.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U: Orang-orang jujur hidup * Untuk selama-lamanya.

Kidung Zakharia ( Luk 1: 68-79)
Ant. Kidung Zakharia

(+) Sungguh berhargalah kematian para martir. Mereka merebut hidup kekal dengan menumpahkan darah.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita *
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita *
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut *
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut *
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia
Sungguh berhargalah kematian para martir. Mereka merebut hidup kekal dengan menumpahkan darah.
———
DOA PERMOHONAN

Saudara-saudara, para martir wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi
yang setia, dan berkata:
U: Engkau telah menebus kami dalam darahMu.
Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,*
berikanlah kebebasan rohani kepada kami.
Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,*
beri kami kemurnian dan keteguhan iman.
Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggulsalib mereka,*
semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup.
Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,*
semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa.

DOA BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rejeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

DOA PENUTUP
Allah, gembala kami, Engkau telah memberikan kepada umatMu pemimpin setia dan martir perkasa, yaitu santo Kornelius dan Siprianus. Semoga berkat doa mereka kami tetap teguh, kuat dalam iman dan tak pernah mengaku kalah dalam memajukan kesatuan Gereja. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP
P: (+) Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

==========

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

Tags

Related Articles

error: Content is protected !!
Close