Teladan Kita

29 September, Sta. Rhipsime

RHIPSIME mati martir bersama sekelompok perawan lain di Armenia. Kecantikannya membuat perawan ini disukai Kaisar Diocletian. Ia terpaksa kabur dari kaisar ke Aleksandria, Mesir, dan menetap di Valarshapat. Kecantikannya kali ini menarik Raja Tiridates. Ia menolak penawaran raja dan dihukum panggang hidup-hidup.
Sisanya dibantai pasukan Armenia kecuali satu orang bernama Christiana. Ia kemudian menjadi misionaris di Georgia. Mereka dikenang sebagai martir Kristen pertama dari Armenia.

sumber dan gambar: catholic.org

Tags

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close