Teladan Kita

8 Oktober, Sta. Thais

SEORANG konglomerat yang dibesarkan di Aleksandria, Mesir sebagai seorang Kristen. Namun, ia memutuskan untuk menjadi pelacur kelas atas. Thais kemudian bertobat atas pengaruh St. Papnutius. Ia menyumbangkan segala miliknya, lalu masuk biara dan dikurung selama tiga tahun untuk melakukan silih ekstrim. Atas permintaan St. Antonius, ia dilepaskan dari kurungan itu dan diizinkan bergabung dengan biarawan yang lain. Akan tetapi, ia meninggal 15 hari setelah dibebaskan.

sumber dan gambar: catholic.org

Tags

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

error: Content is protected !!
Close