SEPUTAR VATIKAN

Gereja Katolik Menyambut Tujuh Orang Kudus Baru

VATIKAN, MIRRIFICA.NEWS –  Diperkirakan 80.000 umat menghadiri misa kanonisasi di lapangan Basilika St. Petrus, Vatikan.

Fratel Salomone Leclercq
Fratel Salomone Leclercq

“Kanonisasi Tujuh orang kudus baru dalam gereja bukan karena usaha mereka sendiri tetapi karena kehendak Allah yang dinyatakan kepada mereka,” kata Paus Fransiskus sebagaimana diberitakan Catholic News Service.

Setiap orang “berjuang hingga titik akhir dengan seluruh kekuatan mereka,” yang mereka terima melalui ketekunan dan doa,” Paus menegaskan itu pada Misa Kanonisasi yang digelar pada 16 Oktober di Lapangan Santo Petrus.

José Sánchez del Río
José Sánchez del Río

“Mereka tetap teguh dalam iman, dengan murah hati dan tabah. Melalui teladan hidup dan doa syafaat mereka, semoga Tuhan juga memampukan kita sebagai pria dan wanita menjadi pendoa,” terang Paus dihadapan sekitar  80.000 umat yang  hadir dalam  misa kanonisasi.

Poster besar berisikan gambar  orang-orang kudus menghiasi pelataran Basilika Santo

Manuel González García
Manuel González García

Petrus, beberapa mewakili aspek-aspek tertentu dari kehidupan mereka untuk dijadikan teladan hidup.

Lodovico Pavoni
Lodovico Pavoni

“Imam gaucho,” asal Argentina, St. Jose Gabriel del Rosario Brochero digambarkan duduk di atas keledai, sebagai lambang dari tindakannya yang sederhana dalam menggunakan transportasi untuk bepergian ribuan mil demi melayani orang miskin dan orang sakit.

St. Jose Sanchez del Rio, seorang anak Meksiko berusia 14 tahun menjadi martir karena ia menolak untuk meninggalkan imannya selama perang Cristero pada tahun 1920-an, digambarkan sedang memegang cabang sawit dan rosario sementara jejak darah dan satu peluru terlihat berada di kakinya.

Alfonso Maria Fusco
Alfonso Maria Fusco

St. Salomone Leclerq, yang tewas setelah menolak untuk meninggalkan imannya pada puncak Revolusi Prancis, ditunjukkan dengan mata menatap ke langit seperti seorang malaikat yang merentangkan tangannya, melambangkan kemartiran dalam iman.

Giuseppe Gabriele del Rosario-Brochero
Giuseppe Gabriele del Rosario-Brochero

Penulis kontemplatif dari ordo Karmel asal Perancis, St. Elizabeth dari Tritunggal Kudus, digambarkan sedang  duduk dan berdoa, sedangkan St. Manuel Gonzalez Garcia, seorang uskup asal Spanyol digambarkan sedang menjalankan adorasi sakramen mahakudus dengan wajah berseri-seri.

Elisabetta Della Santissima Trinità Catez
Elisabetta Della Santissima Trinità Catez

Poster besar berwarna cerah juga menampilkan gambar dua orang kudus asal Italia: St. Ludovico Pavoni, pendiri “Putera-putera Maria Immaculata”, yang mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan spiritual dan kejuruan bagi orang miskin dan tuna rungu, dan St. Alfonso Maria Fusco, pendiri Kongregasi Para Suster Baptistin dari Nazaret dan Little House of Providence, rumah untuk anak-anak terlantar.

 

 

Sumber: http://www.ucanews.com

Kredit Foto: L’oservatore Romano

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close