DOA BREVIRKAMISPAGI

Brevir Pagi, Kamis: 19 Januari 2017, PEKAN BIASA II – O PEKAN II – HARI BIASA

PEMBUKAAN

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang dan sepanjang segala abad. Amin

Alleluya.

MADAH

Bapa penguasa waktu

Lihat kini fajar baru

Mulai memancarkan sinar

Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan

Terselubung kejadian

Yang menyampaikan undangan

Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan

Melayani Kristus Tuhan

Yang hadir dalam sesama

Tersembunyi namun nyata.

S’moga pengabdian kami

Dijiwai Roh ilahi

Dijadikan karya Putra

Demi kemulyaan Bapa. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Kerahkanlah kekuatanMu, ya Tuhan, dan datanglah menyelamatkan kami.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*

Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*

di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*

dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*

tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*

sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*

cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*

dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*

tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*

Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*

maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*

dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*

dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*

sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*

dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,†

pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*

lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*

biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*

orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*

lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*

tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Kerahkanlah kekuatanMu, ya Tuhan, dan datanglah menyelamatkan kami.

Antifon

Megahlah karya Tuhan, hendaknya dimaklumkan di seluruh bumi.

Yes 12,1-6

Aku bersyukur kepadaMu, ya Tuhan,†

Engkau telah murka terhadap aku,*

tetapi kemurkaanMu telah mereda, dan aku sudah Kauhibur.

Sungguh, Tuhanlah penyelamatku,*

aku percaya dan tidak merasa takut.

Sebab Tuhanlah kekuatan dan pujaanku,*

Dialah yang menyelamatkan daku.

Dengan suka ria kamu akan menimba air,*

dari sumber keselamatan.

Pada masa itu kamu akan berkata,*

Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah namaNya!

Wartakanlah kepada para bangsa karyaNya yang agung,*

beri tahukanlah keluhuran namaNya.

Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab megahlah karyaNya,*

hendaknya dimaluklumkan di seluruh bumi.

Bergembira dan bersoraklah, hai penduduk Sion,*

sebab besarlah di tengah-tengahmu Allah Israel yang mahakudus.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Megahlah karya Tuhan, hendaknya dimaklumkan di seluruh bumi.

Antifon

Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita.

Mazmur 80 (81)

Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita,*

bersorak-gembiralah bagi Allah Yakub.

Angkatlah nyanyian, bunyikanlah rebana,*

petiklah gambus dan kecapi dengan lagu merdu.

Tiuplah nafiri pada perayaan tahun baru,*

waktu bulan purnama, hari raya kita.

Sebab demikianlah ditetapkan bagi Israel,*

suatu hukum dari Allah Yakub.

Suatu peringatan yang ditetapkan bagi suku Yusuf,*

ketika Allah maju melawan tanah Mesir.

Kini kudengar firman Tuhan, yang belum pernah kudengar,*

“Aku telah mengambil beban dari pundak umatKu.

Tangan dan pundaknya telah bebas dari kerja paksa,*

engkau berseru dalam kesesakanmu, hai umatKu, maka Aku membebaskan dikau.

Dari dalam awan mengguntur Aku menjawab engkau,*

Aku telah menguji engkau pada wahah Meriba.

Maka dengarlah, hai umatKu, Aku hendak memperingatkan dikau,*

hai Israel, mudah-mudahan engkau mendengarkan Daku.

Jangan di antaramu terdapat Allah yang lain,*

jangan menyembah dewa asing.

Sebab Akulah Tuhan, Allahmu,†

yang menuntun engkau ke luar dari tanah Mesir,*

dan mengenyangkan dikau dalam kelaparan.

Tetapi umatKu tidak mendengarkan suaraKu,*

dan Israel tidak taat kepadaKu.

Maka Kubiarkan mereka dalam ketegaran hatinya,*

dan mereka berbuat menurut rencananya sendiri.

Ah, sekiranya umatKu mendengarkan Daku,*

sekiranya Israel menempuh jalan-jalanKu.

Maka musuh mereka segera Kutundukkan,*

dan terhadap para lawannya Kukepalkan tinjuKu.

Maka musuh Israel akan tunduk menyembah,*

itulah nasibnya untuk selama-lamanya.

Maka umatKu akan Kuberi makan sari gandum,*

dan Kupuaskan dengan madu kuat”.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon

Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita.

BACAAN SINGKAT

(Rom 14,17-19)

Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan suka-cita dalam Roh kudus. Karena barang siapa melayani Kristus dengan cara ini, ia dicintai Allah dan dihormati manusia. Sebab itu marilah kita mengusahakan damai sejahtera dan saling membangun.

LAGU SINGKAT

P: Pagi hari, ya Tuhan,* Aku mengingat Engkau.

U: Pagi hari, ya Tuhan,* Aku mengingat Engkau.

P: Sebab Engkau telah menjadi penolongku.

U: Aku mengingat Engkau.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Pagi hari, ya Tuhan,* Aku mengingat Engkau.

Antifon Kidung

Tanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

KIDUNG ZAKARIA

(Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*

akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon Kidung

Tanamkanlah pengertian akan keselamatan dalam umatMu, ya Tuhan, dan ampunilah dosa kami.

DOA PERMOHONAN

Terpujilah Allah, Bapa kita, yang melindungi anak-anakNya dan tidak menolak permintaan mereka. Marilah kita semua dengan rendah hati memanjatkan doa kepadaNya dan berkata:

U: Terangilah hati kami, ya Tuhan.

P: Syukur padaMu, Tuhan, sebab Engkau telah menerangi kami dengan perantaraan PuteraMu,* semoga kami sepanjang hari disinari cahayaMu.

U: Terangilah hati kami, ya Tuhan.

P: Semoga kebijaksanaanMu membimbing kami hari ini, ya Tuhan,* supaya kami menjalani hidup yang baru.

U: Terangilah hati kami, ya Tuhan.

P: Semoga kami dengan tabah hati menanggung kesukaran demi Engkau,* agar kami tetap mengabdi Engkau dengan besar hati.

U: Terangilah hati kami, ya Tuhan.

P: Arahkanlah pada hari ini pikiran, perasaan dan perbuatan kami kepadamu,* supaya kami menyerahkan diri dengan rela hati kepada bimbinganMu.

U: Terangilah hati kami, ya Tuhan.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Ya Tuhan, Engkaulah cahaya sejati dan pencipta terang. Semoga kami tekun merenungkan karya penyelamatanMu dan selalu hidup dalam terang cahayaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

======

Sumber: Buku Ibadat Harian Ofisi Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI-Liturgi, 1995, Penerbit Nusa Indah Ende.

 

 

Tags

Related Articles

Close