HarianJendela Alkitab

Siraman Rohani, Senin 20 Februari 2017 (Markus 9: 14 – 29)

Doa Adalah Senjata Melawan Kekuatan Jahat

 Saudara-saudari…

Pada suatu kesempatan seorang frater/sekarang sudah ditahbiskan imam, membagi pengalamannya tentang percakapannya dengan seorang bapa di kampungnya yang dulunya dikenal sebagai dukun, tetapi bertobat dan kini sudah menjadi seorang Katolik yang setia. Dia mengatakan bahwa sebelum si Dukun ini bertobat, dia sangat takut berjalan lewat di depan gedung gereja. Dia mengakui bahwa Lampu yang dipasang di samping tabernakel sungguh menakutkan dia. Selain itu, benda yang menakutkan dia di saat dia menjalankan kegiatannya sebagai dukun adalah Salib Kristus. Dia dengan polos mengatakan kepada frater bahwa orang yang sangat tekun berdoa dan selalu menjalin relasi yang baik dengan Tuhan, sangat sulit dirasuki oleh kekuatan jahat.

Saudara-saudari…

Hari ini kita mendengar kisah tentang seorang anak yang dirasuki roh jahat. Setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah, lalu mulutnya berbusa, giginya berkertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Orang tua dari anak yang kerasukan roh jahat itu meminta murid Yesus untuk mengusirnya, tetapi mereka tidak dapat. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Hi kamu angkatan  yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kamu? Bawalah anak itu kemari! Yesus merasa kecewa dengan para muridNya karena mereka tidak berhasil mengusir roh jahat dari anak itu. Ketidaksanggupan para murid-Nya membawa dampak yang negatip kepada orang tua anak itu. Kekurangan kepercayaannya terlihat dari pertanyaannya kepada Yesus: “Jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”JawabYesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak, “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”Kemudian Yesus menegur roh jahat itu dan berkata: “Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan kepada engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!” Kemudian keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncangkan anak itu dengan hebatnya. Menurut Yesus, untuk mengeluarkan roh jahat dari sessorang harus dengan berdoa. Lewat doa kekuatan Allah bekerja lewat seseorang dan dengan kekuatan Tuhan, roh jahat bisa keluar dari seseorang.

Di akhir tahun 2015, seorang anak gadis kerasukkan roh jahat. Di saat saya menjumpai dia, saya amati wajahnya sangat lain. Kedua anak matanya merah dan menakutkan. Sewaktu saya tanya dia, apakah dia mengenal saya? Dia menatap saya dengan muka sinis dan menakutkan. Saya langsung menumpangkan tanganku ke atasnya, memberkati dia dengan air berkat dan menunjukkan salib Kristus kepadanya. Sesudah itu dia langsung jatuh dan tertidur. Bersama orangtuanya, saya berdoa. Sesudah 30 menit, dia bangun dan sadar kembali. Saya menyapanya, memanggilnya dengan namanya, dengan senyum ia menyalami saya: “Selamat sore Pater.”Dia kembali mengenal saya, padahal 30 menit sebelumnya dia tidak mengenal saya. Dia sungguh dirasuki oleh roh jahat. Kini pikiran dan kesadarannya kembali bekerja secara normal.

Saudara-saudari…

Sejak zaman Yesus sampai sekarang, kekuatan setan selalu bekeliaran di dunia ini. Kita harus selalu perlengkapkan diri kita dengan doa dan salib Kristus serta air berkat. Kalau kita selalu percaya pada Kristus dan menggunakan tanda-tanda kehadiran Tuhan seperti Salib, air berkat dan doa, maka kita pasti akan selalu menang. Percaya kepada Kristus secara total adalah senjata yang harus kita pegang setiap hari. Kekuatan setan sesungguhnya tidak seberapa dibandingkan dengan kekuatan Tuhan. Kita sering jatuh kepada kekuatan setan karena kita sering bimbang dan ragu akan kekuatan Kristus.

Marilah saudara-saudari…

Berilah diri kepada Kristus. Biarkanlah Kristus satu-satunya yang menguasai hidup kita. Kalau merasa bahwa ada kekuatan jahat yang mengganggu kita, tendanglah dia keluar dari diri kita dengan menyebut nama Kristus, sambil memegang Salib Kristus dan air berkat dipercikan ke atas diri dan ke sekitar tempat tinggal kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen.

==========

Kredit Foto: Seorang siswi digotong karena kerasukan setan/merdeka.com

 

Tags

Pastor Fredy Jehadin SVD

Misionaris SVD yang berkarya di Papua New Guinea. Bertugas sebagai pembina para frater SVD dan mengajar di Catholic Theological Institute di Bomana Port Moresby dan mengajar di Xavier Institute untuk para suster dan bruder yang mau menyiapkan diri untuk mengikrarkan kaul-kaul kekal, dan membantu mereka yang bekerja di lembaga pembinaan para religious di Papua New Guinea.

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close