Julius: Jangan Takut, Semua Pasti Bisa Jadi Penulis.

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

DI HARI terakhir pelatihan menulis produktif dan jurnalistik di Keuskupan Agung Makasar, Kamis (29/3/2017), Budi Sutedjo Dharma Oetomo membangkitkan semangat para peserta agar terus berlatih meski pelatihan sudah usai. Penggagas Indonesia Menulis ini berharap agar setelah pelatihan usai, peserta bisa menghasilkan sebuah buku.

Khusus hari ini, Budi menghadirkan salah seorang mantan anak didiknya yang telah berhasil menulis sebuah buku biografi berjudul “Teruslah Mendayung”. Ia adalah Julius Yunus Tedja (61) yang berdomilisi di Makasar.

Julius kemudian membagi pengalamannya di hadapan seluruh peserta bagaimana Tim Indonesia Menulis membimbingnya hingga akhirnya menghasilkan sebuah buku.

Julius mengakui awalnya memang tidak mudah, apalagi usianya yang tak muda lagi. Tapi semua menjadi mudah setelah bertemu Budi. Ia sengaja jauh-jauh terbang dari Makasar ke Yogyakarta hanya untuk belajar menulis. Semangat itu didasari oleh keinginannya untuk bisa menginspirasi banyak orang atas pengalaman-pengalaman hidupnya.

“Kerinduan saya adalah berbagi kepada banyak orang. Dan Puji Tuhan melalui tulisan, saya bisa membagi pengalaman saya kepada banyak orang, termasuk istri, anak, cucu dan keponaka-keponakan saya.” terang Julius.

Di akhir sharing Julius berpesan, “Jangan mudah putus asa dalam segala hal. Semoga dalam angkatan ini ada yang berniat menulis buku. Jangan takut. Semua pasti bisa.”

Kredit Foto: Julius Yunus Tedja (kanan) bersama Ketua KOMSOS Keuskupan Agung Makasar, RD. Semuel Serampun,

 

Share.

About Author

Retno Wulandari

Praktisi di bidang Public Relation, Tim Komsos KWI

Comments are closed.