Klarifikasi Tim Tablo Mengenai ‘Penampakan’ Wajah Yesus di Denpasar

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Visualisasi Jalan Salib menjadi tradisi umum gereja Katolik untuk mengenangkan sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus; demikian pula yang dilakukan OMK St. Petrus Monang Maning, Denpasar, Bali, Jumat (14/4). Ada satu fenomena unik yang terjadi pada visualisasi mereka tahun ini: terlihat bentuk wajah Yesus pada pemeran Yesus. Berikut videonya, kiriman dari @bandedosgallery di Instagram:

Sejak diunggah dua hari lalu di Instagram @omk_indonesia, video ini sudah ditonton lebih dari 12.000 kali.

Kutipan berikut adalah hasil diskusi di Instagram @omk_indonesia.

“Wajah Yesus itu tanpa disengaja. Awalnya dilihat dari satu orang melalui layar TV dengan kualitas kurang baik, kemudian diberi tahu ke tim yang mendokumentasikan, dan diperhatikan ternyata benar-benar ada. Ada beberapa di tim dokumentasi lain juga dan ternyata ada juga (dokumentasi wajah Yesus tersebut),” kata Ady, tim tablo Monang Maning.

Ade Aprilio Kedeo, seorang anggota tablo Monang Maning juga mengatakan, “Waktu tablo, semua tidak ada yang sadar. Hanya satu orang yang sadar waktu nonton di layar pastoran bahkan layarnya gak bagus. Malamnya, gempar merinding lihat dokumentasi masing-masing.”

Menurut Laurensius Febrian, -juga- anggota tim tablo Monang Maning, mereka tidak pernah menggambar efek wajah Yesus tersebut. “Sesudah bagian pemecutan Yesus, kita buru-buru memberikan efek darah kepada pemeran Yesus (Darah tersebut yang kemudian memunculkan wajah Yesus tanpa disengaja). Kejadian awalnya itu sekitar pukul 03.00 pagi… lantai di altar gereja tiba-tiba meledak dan pecah,” tulisnya. Ady juga membenarkan ada kejadian lantai Altar pecah.

“Tim make up, seluruh crew yang membantu, dan seluruh pemain tablo OMK St. Petrus Monang Maning Denpasar: tidak ada unsur kesengajaan dalam membuat dandanan/tampilan Tuhan Yesus yang diperankan oleh Saudara Romie Riberoe. Hal ini sungguh terjadi karena bukan lewat kamera yang terekam tetapi lewat mata umat sendiri yang melihat langsung,” tegas Merry Rosari, anggota lain tablo tersebut.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari Keuskupan setempat mengenai keabsahan ‘penampakan’ ini. Namun, biarlah kesaksian tim tablo Monang Maning dan umat yang menyaksikan menjadi peneguh iman bagi kita sekalian. Selamat Paskah. Ad Majorem Dei Gloriam.

Hosti Berdarah di Argentina Hebohkan Pekan Suci 2017

Katekese: Bagaimana Gereja menetapkan tanggal Paskah? Selamat Paskah baru diucapkan Hari Minggu?

Intensi Bulanan Bapa Suci untuk OMK. Simak Videonya.

 

Share.

About Author

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

3 Comments

  1. Berita ini sangat spekulatif. Tidak pada tempatnya website KWI merilis berita spekulatif seperti ini.

    • Kevin Sanly Putera

      spekulatif scara apa? scara “itu pnampakan atau bukan”? maka itu, tidak prnah dtuliskan scara gamblang bahwa itu penampakan atau mukjizat. adapun ditulis, menggunakan tanda petik. yg mngatakan itu mukjizat atau pnampakan dkutip langsung dari narasumber. tdk dipakai judul “PENAMPAKAN YESUS PADA TABLO” krna penulis tahu prsis ini website KWI dan tdk spantasnya mmunculkan berita spekulatif. dr segi jurnalistik, dkatakan spekulatif kalau tdk ada data yng mndukung. dari judul, angle yang mau dicapai adalah pendapat para tim tablo yg mngalami sendiri, tdk lebih. pada akhirnya, dtuliskan masih mnunggu klarifikasi keuskupan. dmana letak kesalahannya kalau boleh dielaborasi?