Tulis Puisi Berantai, Komsos Regio MAM-PU Semakin Dieratkan

0

MANADO, MIRIFICA.NEWS – Pelatihan menulis untuk Regio MAM-PU(Makassar-Ambon-Manado-Papua) memasuki hari kedua (28/4) setelah dibuka kemarin. Tulisan jenis fakta dan feature sudah dipelajari, selanjutnya 50 peserta ini akan mendalami tulisan opini. Sebagai pembuka pelatihan, mereka dibagi per kelompok untuk menulis puisi berantai.

Robert, tim Komsos Makassar membacakan puisi kelompoknya

Aldo, tim Komsos Manado membacakan puisi kelompoknya

Puisi ini harus bertemakan kegiatan menulis, lalu ditulis oleh satu anggota untuk satu kalimat tanpa boleh bekerja sama. Secara cepat, mereka menulis dan mengoper kertas ke anggota sebelahnya. Satu wakil akan membacakan puisi untuk semua peserta. Tepuk tangan dan tawa memenuhi ruang pelatihan di Rumah Retret Sta. Clara, Lotta karena pengalaman yang baru dan menyatukan bagi mereka. Puisi yang ditulis secara bersama pertama kali ini mengejutkan mereka karena ternyata mereka dapat bekerja sama dengan baik.

Suster Clarentine, DSY, contohnya, salah satu peserta pelatihan ini bahkan membacakan puisi dengan penghayatan yang membuat tawa geli sahut-menyahut. Setiap persembahan kelompok diawali dan diakhiri dengan tepuk tangan meriah. Sebuah kebersamaan antar tim Komsos yang begitu hangat dan menyatukan.. Yang belum kenal, diikat dalam kesatuan karya komunikasi sosial Gereja.

Ada pun karya yang dinobatkan ‘terbaik’ oleh Maria Herjani, fasilitator pelatihan menulis ini:

Gerak Pena

(oleh: Kelompok VIII)

Di atas kertas ini

Aku menggerakkan penaku merangkaikan kata

Demi jutaan harapan dan impian

Banyak kata terlintas dalam pikiranku

Yang harus kuungkapkan

Demi asa yang tertunda

Aku bangkit demi sejuta cinta

Sr. Agustina, JMJ, membacakan Puisi “Gerak Pena”

Share.

About Author

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Comments are closed.