HarianJendela Alkitab

Renungan Harian, Jumat: 12 Mei 2017, Yoh. 14:1-6

uhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi: jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” (Yoh.14:5). Barangkali pertanyaan Thomas ini mewakili kebingungan, keraguan, dan kegelisahan kita jugadalam mengikuti Kristus. Namun, hal yang paling penting di balik itu adalah bahwa pengenalan iman dan relasi pribadi yang mendalam dengan Yesus perlu dibangun , agar kita dapat menyelami seluruh misteri hidup-Nya. Sebab kadang orang memahami  karya misi Yesus secara lahiriah dalam kalkulasi-kalkulasi manusiawi belaka. Orang mengikuti Kristus  dan berusaha mencari Dia hanya untuk mendapatkan kepuasan batin sesaat, dan tidak rela menempuh jalan penderitaan bersama Dia. Yesus mengatakan : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (14:6). Sabda  ini memberikan jaminan dan kepastian ultima bagi kita akan hidup yang kekal.

Seperti Thomas, kita juga kadang dikuasai perasaan ragu dan bimbang dalam mengikuti Yesus kita baru percaya kalau,melihat dan mengalami tanda-tanda lahiriah yang tampak dan  sensansional. Barangkali juga hanya berpura-pura tidak mengetahui “jalan-Nya agar bisa mengikuti “jalan–jalan duniawi”. Lain yang lebih menyenangkan, namun bermuara pada penderitaan. Kiranya kita tidak terjebak dalam jalan-jalan yang keliru dan menyesatkan hidup kita. Yesus telah menunjukkan jalan satu – satunya menuju hidup melalui salib. Untuk itu kita diajak untuk selalu  mempercayakan seluruh hidup kita pada-Nya, susah atau senang kita mengandalkan Dia. Ia akan menuntun kita pada jalan keselamatan, sebab Ia sendirilah sumber keselamatan itu.

Ya Tuhan Yesus, berikanlah aku rahmat-Mu agar aku sanggup melihat jalan yang Engkau tunjukkan kepadaku menuju hidup yang kekal, sehingga aku dapat mengikuti Engkau dengan penuh iman tanpa bimbang dan ragu. Amin.

 

Sumber: Ziarah Batin 2017

Kredit Foto: Belajar iman dari Thomas yang ragu-ragu/SANG SABDA – WordPress.com

 

 

 

 

 

Tags

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Related Articles

instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share
error: Silakan share link berita ini
Close