Lenggok ‘Lengger Lanang’ Meriahkan Pembukaan Character Building PKSN KWI 2017

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kental dengan nuansa Jawa

MIRIFICA.News, Purwokerto – Suguhan tari khas Banyumas kembali mewarnai Pekan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) –KWI 2017. Kali ini, tari Lengger Lanang. Dibawakan diawal pelatihan “Character Building” Bagi Orang Muda Katolik Keuskupan Purwokerto.

Enam penari berjalan gemulai. Baju mereka kental dengan warna merah. Seledang berwarna kuning dan sanggul hitam terlihat rapih, menempel di bahu dan  belakang kepala mereka.  Tiba di panggung diringi dengan musik khas Banyumas, mereka langsung beraksi. Lenggok gemulai tubuh mereka, ke kiri dan ke kanan, naik-turun, berputar dalam alunan irama musik. Enam penari itu benar-benar memukau peserta Character Building.

Gemulai – Sebagian penari Lengger Lanang saat atraksi di Aula Paschal, Purwokerto/Foto:John Laba Wujon

Dari namanya, Lengger berarti penari laki-laki yang berdandan perempuan. Tari Lengger mewakili kebudayaan Jawa. Kesenian ini berkembang dari wilayah Gunung Sindoro-Sumbing ke arah barat dan selatan meliputi Wonosobo, Kedu, dan Banyumas.

Dikutip dari laman satelitnews disebutkan tradisi tari Lengger Lanang awalnya dipentaskan sekadar sebagai tontonan Meski demikian, tarian inintetap eksis sampai zaman kemerdekaan. Hanya saja pesan-pesan luhurnya terus memudar.

Meski tidak lagi dipentaskan sebagai rasa syukur atas keberhasilan panen.kesenian ini bisa digelar sewaktu-waktu tergantung permintaan.

.

 

 

Share.

About Author

John L. Wujon

Staf Komisi KOMSOS KWI

Comments are closed.