‘Breaking The Limits’ Bersama Bebet Darmawan

3

MULAI dengan bercerita pengalamannya menggembleng para prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara lalu bergulir pada poin-poin yang mengungkapkan kehebatan diri kita sebagai manusia, Bebet Darmawan hendak membawa para peserta Character Building menyadari bahwa mereka harus melampaui hal-hal yang membatasi diri mereka selama ini.

“Karena selama ini kita terhalangi oleh berbagai hal seperti ketakutan, pola pikir, motivasi yang lemah, paradgima yang salah, dan lain-lain,”ujar motivator yang mengembangkan teknik yang disebut Integrated High Impact Training atau disebut InHi-Train, di Gedung Paschalis, Purwokerto, Jawa Tengah (26/5).

Setidaknya ada sepuluh rintangan yang harus dihancurkan, yakni halangan kreativitas, pola pikir, paradigma, keyakinan, ketakutan, motivasional, kebiasaan, sosial, organisasi, dan kepemimpinan. Karena itu tak heran beberapa pertunjukan yang menggali kemampuan diri ditunjukkan oleh Bebet kepada para peserta yang sebagian besar siswa-sisi SMP dan SMA bahkan beberapa ada yang datang dari Akademi Maritim Nusantara Cilacap dan Suster-suster Ordo Dominikan.

Duduk bersimpuh dan meminta peserta berbadan besar mendorongnya hingga si pendorong kewalahan karena tak bisa menggeser posisi Bebet, korek api yang menyala dan nyalanya dijilatkan ke tangan, memecah pantat botol minuman dengan menekan bagian mulut botol dengan tangan, dan beberapa pertunjukan lain dipertontonkan untuk membuktikan bahwa kekuatan pikiran itu sangat luar biasa. Kegiatan ini juga menurut Bebet hendak mengajak para peserta agar mereka menghancurkan pikiran-pikiran, keyakinan-keyakinan yang membatasinya. Orang seringkali berpikir tidak bisa, tidak mampu. Nyatanya oleh Bebet ditunjukkan bagaimana mengangkat seseorang yang berbobot badan sangat besar hanya menggunakan jari. Hanya dengan keyakinan bahwa kita bisa melakukannya.

Breaking The Limits, itulah yang ingin ditunjukkan kepada para peserta sehingga mereka akhirnya mampu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi dan mudah mencapai kesuksesan. Dan, tentu tidak takut dengan berbagai hal yang bakal dihadapi ke depan seperti pesan yang disampaikan Paus dalam PKSN ke-51 kali ini, “Jangan Takut Aku Besertamu Komunikasikan Harapan dan Iman.” menjadi nyata.

Share.

About Author

Abdi Susanto

Pendiri Sesawi.Net dan Managing Editor di Liputan6.com

3 Comments