17 Juni , St. Raynerius dari Pisa

0

 

1118 – 1161

Meskipun orangtuanya -Gandulfo Scacceri dan Mingarda Buzzacherini- mendidik Raynerius dengan keras, ia tetap menikmati masa mudanya dengan ceria. Pada usia 19 tahun, ia bertemu dengan Albertus, seorang pertapa yang akan berziarah ke Tanah Suci. Perjumpaan itu mengubah alur hidupnya. Pada usia 23, ia memutuskan untuk hidup dalam kemiskinan absolut.

Raynerius tinggal lama di pertapaan Tanah Suci. Ia hanya minum dua kali dalam seminggu, mati raga dengan tekun. Kembali ke Pisa pada 1154, ia sudah terkenal akan kesuciannya. Raynerius melakukan banyak mukjizat, seperti ketika dia di Tanah Suci. Ia dipilih sebagai pelindung kota dan keuskupan Pisa.

sumber dan gambar: Salani, Massimo. 6 November 2001. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 14 Juni 2017

Share.

About Author

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Leave A Reply