Teladan Kita

23 Juni, Sta. Eteldreda dari Ely (Audrey)

 

Ely, Inggris, 679

Putri raja ini dipaksa menikah dengna Pangeran Gyrvii, Tonbert. Selama tiga tahun ia tidak bersetubuh dengan suaminya sampai Eteldreda menjadi janda.

Ia melanjutkan hidup di Pulau Ely, pulau yang dihadiahkan dari suaminya sebagai hadiah pernikahan. Lima tahun ia habiskan dalam kesendirian dan doa. Audrey sepakat menikah lagi dengan putra bungsu Oswy, Raja Northumbria, Egfrido. Egfrido berjanji untuk menghormati kaul kemurnian Eteldreda. Meski demikian, nantinya Audrey menyesal dan minta Bapa Uskup untuk mencarikan solusi.

Atas nasihat uskup, Eteldreda mengasingkan diri ke Biara Coldingham, lalu kembali ke Ely membangun dua biara. Ia memimpin di sana sampai mati. Makamnya di katedral Ely menjadi tempat peziarahan, dan ia menjadi orang kudus yang memperantarai doa sakit leher atau cedera leher. Ada kalung yang dijual di tempat ziarah tersebut, disebut ‘Tawdry’, singkatan dari Sta. Audrey), yang dipakai banyak orang sakit.

sumber dan gambar: Stephan, John. 18 November 2013. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 20 Juni 2017.

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close