Teladan Kita

24 Juni, Sta. Maria Guadalupe (Anastasia Guadalupe Garcia Zavala)

 

Zapopan, Jalisco, Meksiko, 27 April 1878 – Guadalajara, Meksiko, 24 Juni 1963

Putri pedagang benda rohani di depan Basilika Our Lady of Zapopan. Ini juga membuat Maria sering pergi ke gereja. Sejak kecil pun, ia menunjukkan cinta yang besar terhadap orang miskin. Maria yang dipanggil dengan nama kecil Lupita ini terkenal karena berkelakuan sangat baik dan imut, selalu mau membantu orang lain dan ramah kepada semua orang.

Penasihat rohaninya, Pastor Siprianus Iniguez mendapat inspirasi untuk membentuk kongregasi bersama Lupita, khusus melayani rumah sakit. Berdua, mereka menjadi pendiri kongregasi “Para Pelayan Sta. Maria dan Orang Miskin”.

Tahun 1936, Gereja Meksiko mengalami persekusi oleh kaum revolusionaris. Maria menyembunyikan beberapa imam, termasuk Uskup Agung Guadalajara di rumah sakitnya. Ia juga melayani para tentara yang terluka; membuat para tentara melindungi rumah sakit itu termasuk para orang sakit.

Selama hidupnya, Lupita membangun 11 yayasan, dan ketika ia meninggal pada usia 83 tahun, begitu banyak orang -baik miskin dan kaya- yang merasa kehilangan. Sosok Lupita mencerminkan semangat konstan dan praktik heroik dalam berevangelisasi selama hidupnya, terutama bagi orang miskin dan sakit.

Ia dibeatifikasi oleh St. Yohanes Paulus II pada 25 April 2004 dan dikanonisasi Paus Fransiskus pada 12 Mei 2013.

sumber: Suci, Tahta. 26 April 2004. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 20 Juni 2017.

Kevin Sanly Putera

Jurnalis lepas, videografer, trainer, Tim Komsos KWI

Related Articles

error: Silakan share link berita ini
Close